Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Asian Para Games 2018

LPDUK Kerjasama dengan INAPGOC Kelola Dana Komersil Asian Para Games 2018

Kerjasama ini dilakukan guna mendukung terwujudnya sukses administrasi dalam penyelenggaraan APG 2018.

LPDUK Kerjasama dengan INAPGOC Kelola Dana Komersil Asian Para Games 2018
ist

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah bersinergi dengan INASGOC (Indonesian Asian Games Organizing Committe) dalam mengelola pendapatan komersil Asian Games 2018, Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora juga bekerjasama dengan INAPGOC (Indonesian Asian Para Games Organizing Committe) dalam mengelola pendapatan komersil Asian Para Games (APG) 2018 yang sedang berlangsung.

Kerjasama ini dilakukan guna mendukung terwujudnya sukses administrasi dalam penyelenggaraan APG 2018.

Pengelolaan dana komersil tersebut sudah dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama yang ditandatangi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dan Direktur LPDUK Agus Hardja Santana.

“Perjanjian kerjasama ini bertujuan agar pengelolaan dana komersil Asian Para Games 2018 yang merupakan bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dikelola secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” jelas Direktur LPDUK Agus Hardja Santana.

Dengan perjanjian tersebut, seluruh penerimaan yang diperoleh INAPGOC terkait penyelenggaraan APG 2018, akan dikelola bersama LPDUK. Seperti penerimaan sponsor dalam bentuk uang dan barang, pendapatan penjualan merchandise, penjualan tiket, dan bentuk pendapatan lainnya.

Kerjasama juga dilakukan dalam proses perbelanjaan pendapatan komersil melalui pengadaan barang dan jasa.

Terkait pelaksanaan Asian Para Games 2018, INAPGOC seperti disampaikan Direktur Revenue and Sponsor Hasina Hakim kepada media, sudah berhasil menggandeng 49 sponsor.

Yang mencakup katagori official prestige, supporting sponsor maupun official sponsor. Nilainya diproyeksikan mencapai sekitar Rp200 milyar, namun mayoritas dalam bentuk produk, layanan jasa, bantuan barang dan bentuk lain yang bukan dalam bentuk uang.

Dari nilai tersebut, INAPGOC memperkirakan bentuk uang cash hanya sekitar 5 sampai 10 persen.

“Fresh money yang paling besar hanya didapat dari BRI yang nilainya sekitar separuh dari total nilai bantuan sekitar 10 miliar. Kalau yang lainnya belum, sekarang yang sudah approve itu ada 49 sponsor,” ungkap Hasina kepada dalam jumpa pers penandatanganan sponsor Asian Para Games di GBK Arena, Senayan, belum lama ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Toni Bramantoro
  Loading comments...

Berita Terkait :#Asian Para Games 2018

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas