Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ternyata Ini Alasan Motor MotoGP Sering Gunakan Rem Depan daripada Rem Belakang

Ternyata sistem pengereman motor MotoGP lebih sering gunakan rem depan daripada belakang. Ini dia alasannya

Ternyata Ini Alasan Motor MotoGP Sering Gunakan Rem Depan daripada Rem Belakang
Twitter.com/MotoGP
Rem jaman now MotoGP 

TRIBUNNEWS.COM - Pernah enggak kalian memperhatikan sistem pengereman motor MotoGP?

Proporsi pengereman di motor prototype MotoGP zaman now tidak seperti sepeda motor yang digunakan pada umumnya.

Sepeda motor umumnya memakai rem belakang lebih dominan, tapi motor prototype MotoGP zaman sekarang tidak seperti itu.

Rem depan sangat dominan digunakan oleh motor MotoGP zaman now, begini ceritanya.

Jangan berboncengan 3 orang atau lebih yaa Sob. Demi keselamatanmu juga lho. Yuk, junjung adab berkendara yang baik di jalan raya . Demi kenyamanan dan keselamatan bersama. #streetmannersindonesia #streetmanners #boncengers #boncengan #motor #tipsberkendara #jalanraya #taatberkendara #gridoto #kompasgramedia #otomotif #duniaotomotif #otomania #motorplus #motorplusonline #jip #otomotifweekly #kompasotomotif #gridnetwork

Balik ke era mesin 990 cc 4-tak baru dimulai (tahun 2002), ternyata rem belakang masih lebih dominan perannya dibanding rem depan.

Di masa itu, engine-braking control (EBC) serta hardware dan software pengereman tidak cukup pintar untuk mengurangi efek negatif torsi yang besar saat menikung.

Saat hard braking memasuki tikungan, bagian belakang motor akan terlihat seperti akan keluar dari racing line.

Manuver ini biasa disebut dengan power slide.

Jadi ketika akan berakselerasi lagi, kemungkinan highside crash lebih besar karena roda belakang tidak sejajar dengan roda depan.

Teknik pengereman pembalap sangat penting di era ini, karena prinsipnya masih lebih manual.

HALAMAN SELENGKAPNYA >>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Gagah Radhitya Widiaseno
Sumber: Gridoto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas