Tribun Sport
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

MotoGP

Sebut Dirinya Bukan Sosok Munafik, Jorge Lorenzo Puji Perjuangan Valentino Rossi

Jorge Lorenzo memberikan pujian kepada Valentino Rossi meski pun The Doctor terjatuh di tikungan 1 pada lap ke-16 alias empat lap jelang garis finis.

Sebut Dirinya Bukan Sosok Munafik, Jorge Lorenzo Puji Perjuangan Valentino Rossi
ISTIMEWA
Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo (kiri), menjabat tangan Valentino Rossi pada konferensi pers selepas balapan MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Italia (3/6/2018). 

TRIBUNNEWS.COM - Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, kembali menyinggung performa Valentino Rossi (Movistar Yamaha) pada balapan MotoGP Malaysia 2018 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang, akhir pekan lalu.

Jorge Lorenzo memberikan pujian kepada Valentino Rossi meski pun The Doctor terjatuh di tikungan 1 pada lap ke-16 alias empat lap jelang garis finis.

Melalui akun Twitter miliknya, Jorge Lorenzo mengaku terkesan dengan balapan yang dijalani mantan rekan setimnya itu.

Jorge Lorenzo mengaku bahwa dia sudah tidak memikirkan masalahnya dengan Valentino Rossi di masa lalu.

"Orang tidak perlu terkejut ketika seseorang membuat pujian, terlepas dari situasi masa lalu," kata Lorenzo yang dikutip BolaSport.com dari Gazzetta.

"Anda harus jujur dan ketika anda melihat salah satu rival anda melakukan balapan luar biasa seperti yang dia lakukan di Malaysia, bahkan jika dia jatuh, Anda harus memberinya selamat. Masalah kami di masa lalu adalah sesuatu yang lain," ucap dia melanjutkan.

Jorge Lorenzo menegaskan bahwa dia juga tidak munafik. Sebaliknya, dia adalah orang yang mengakui kehebatan orang lain.

"Saya adalah orang yang selalu mencoba untuk mengatakan apa yang dipikirkan. Saya hanya mengatakan kebenaran tanpa munafik," ujar Lorenzo.

"Konsistensi yang ditunjukkan Rossi benar-benar luar biasa di trek yang panjang dan dengan suhu tinggi. Melakukan 10-15 lap dalam sepersepuluh yang sama adalah sesuatu yang istimewa. Sayangnya dia terjatuh," tutur Lorenzo lagi.

Hal yang sama juga dilakukan Jorge Lorenzo ketika pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menjadi juara dunia.

Pebalap berkebangsaan Spanyol itu angkat topi melihat keberhasilan kompatriot yang akan menjadi rekan setimnya pada MotoGP 2019.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#MotoGP

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas