Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Indonesia

Tahan Persebaya Surabaya, Pelatih Madiun Putra: Tuhan Mendengar Doa Kami

Tidak ingin sesumbar, pelatih berusia 69 tahun ini mengaku bahwa hasil malam ini merupakan bentuk dari doa dan kerja keras tim Madiun Putra selama ini

Tahan Persebaya Surabaya, Pelatih Madiun Putra: Tuhan Mendengar Doa Kami
TRIBUNJATIM.COM/AYU MUFIDAH K S
Pelatih Persebaya Surabaya, Iwan Setiawan (tiga dari kanan) dan pelatih Madiun Putra, Sartono Anwar di konpers jelang laga. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ayu Mufidah KS

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Pelatih Kepala Madiun Putra FC Sartono Anwar mengatakan, dirinya sangat bangga kepada para pemainnya yang sudah bekerja keras melawan Persebaya dalam kompetisi Liga 2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur.

Berstatus tidak diunggulkan, Madiun Putra FC secara mengejutkan berhasil menahan imbang tim besar Persebaya di hadapan pendukungnya sendiri, Kamis (20/4/2017) malam.

Tidak ingin sesumbar, pelatih berusia 69 tahun ini mengaku bahwa hasil malam ini merupakan bentuk dari doa dan kerja keras tim Madiun Putra selama ini.

“Tampaknya Tuhan mendengar doa kami. Kami kemarin sebelum main, pemain-pemain kami mengadakan yasinan meminta kepada Tuhan demi kelancaran pertandingan. Saya bilang ke pemain tidak cukup hanya berdoa saja tetapi juga harus kerja keras,” tutur Sartono Anwar dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Kamis (20/4/2017).

Dia mengatakan hasil permainan apik yang ditampilkan Madiun Putra FC berbanding terbalik dengan tim Persebaya.

Ia mengakui bahwa selama uji coba, Madiun Putra mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, namun bisa tampil lebih baik saat laga sebenarnya.

Sementara Persebaya yang sudah sangat baik di laga pra-musim dan pertandingan beberapa uji coba, ternyata tidak bermain secara maksimal di laga perdananya.

“Uji coba kami sangat mengecewakan dan berbanding terbalik dengan persebaya. Kami di pertandingan ini sangat bangga terhadap pemain," tambah Sartono.

"Mereka benar-benar bekerja menurut kebutuhan tim, bukan pemain bekerja karena instruksi pelatih. Saat bertahan dispilin, bertahan saat menyerang, disiplin menyerang."(*)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas