Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Ricky Nelson Bertanggung Jawab Atas Kegagalan Borneo FC

Nelson berjanji akan memberikan kemenangan saat menjamu PS TNI, Minggu (13/8/2017), dan laga tandang lainnya

Ricky Nelson Bertanggung Jawab Atas Kegagalan Borneo FC
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Selasa (8/8/2017) halaman 9 

TRIBUNNEWS.COM - Borneo FC gagal mempertahankan rekor kemenangan di laga kandang setelah kalah 0-1 dari Sriwijaya FC, Sabtu (5/8/2017).

Pelatih caretaker Ricky Nelson, akan berusaha mengembalikan timnya di jalur positif.

Kekalahan tersebut mencoreng kesucian Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, selama putara pertama Liga 1, Borneo berhasil mengamankan tujuh laga home dengan raihan tiga poin.

Hasil buruk itu pun membuat Pesut Etam, julukan Borneo FC, terjerembab di papan bawah klasemen, yaitu di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan raihan 24 poin.

Baca: Neraka di Skopje

Nelson mengaku, dirinya bertanggung jawab atas performa buruk timnya.

Dia berjanji akan memberikan kemenangan saat menjamu PS TNI, Minggu (13/8/2017), dan laga tandang lainnya.

"Saya bertanggung jawab dari kekalahan itu. Hasil ini membuat kami tertekan. Namun, saya percaya tekanan itu akan membuat perfoma kami menjadi lebih baik. Kami akan berusaha untuk memenangi laga selanjutnya sebagai pengganti poin kekalahan dari Sriwijaya FC," kata Nelson di situs resmi klub.

Nelson membantah salah satu faktor kekalahan timnya, karena dia memainkan dua pemain debutan, yaitu Jefri Kurniawan dan Dinan Javier.

Menurutnya, Dinan dan Jefri sudah siap tampil dan menunjukkan progres yang baik saat latihan.

"Saya harus mencoba memainkan Dinan dan Jefri untuk mengetahui sejauh apa penampilan mereka bersama tim. Menurut saya, hasilnya cukup bagus. Di babak pertama kami punya peluang mencetak gol. Namun, serangan balik yang dilakukan Sriwijaya FC cukup berbahaya. Mereka akhirnya bisa mencetak gol dari Alberto Goncalves di menit ke-89," ujar Nelson.

Untuk memaksimalkan performa Ponaryo Astaman dan kawan-kawan, pelatih berusia 37 tahun tersebut akan membenahi penyelesaian akhir tim.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Selasa (8/8/2017)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas