Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Piala AFF

Presiden Joko Widodo Berharap Indonesia Juara Piala AFF U-18

Itu terungkap dari cuitan orang nomor satu di Indonesia tersebut melalui akunnya di Twitter, @Jokowi

Presiden Joko Widodo Berharap Indonesia Juara Piala AFF U-18
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Jumat (8/9/2017) halaman 1 

TRIBUNNEWS.COM - Indonesia mengambil alih posisi teratas Grup B sekaligus memperbesar peluang lolos ke semifinal Piala AFF U-18 setelah menghancurkan Filipina 9-0, Kamis (7/9/2017).

Kesebelasan nasional sepak bola Indonesia U-18 asuhan Indra Sjafri, memimpin Grup B dengan enam poin dari dua laga.

Skuad Garuda Nusantara meraih tiga poin lainnya dari kemenangan 2-1 atas tuan rumah Myanmar di laga pembuka, Selasa (5/9/2017).

Vietnam naik ke posisi kedua setelah menang telak, 8-1, atas Brunei. Namun, Vietnam baru memainkan satu pertandingan.

Jika menang atas Vietnam, Senin (11/9/2017), Garuda Nusantara hampir dipastikan lolos ke semifinal turnamen junior antarnegara Asia Tenggara ini.

Pada laga kedua Grup B di Stadion Thuwunna di Yangon (Myanmar) semalam, Feby Eka Putra mencetak tiga gol atau hatrik untuk Indonesia.

Egy Maulana Vikri menyumbang sepasang gol. Pemain berusia 17 tahun ini mencetak total empat gol (dua gol sebelumnya dia buat ke gawang Myanmar) dan menjadi top scorer atau pencetak gol terbanyak sementara.

Muhammad Iqbal juga menyumbang dua, sedangkan Muhammad Rafli dan Resky Fandi masing-masing memberi donasi satu gol.

Pesta gol Egy dkk ke gawang Filipina membuat bangga masyarakat Indonesia, tak terkecuali Presiden RI Joko Widodo.

Bahkan, presiden yang akrab disapa Jokowi tersebut berujar bahwa Indonesia U-18 bisa menjadi juara.

Itu terungkap dari cuitan orang nomor satu di Indonesia tersebut melalui akunnya di Twitter, @Jokowi.

"Wah, kalau penampilan Timnas Indonesia di Piala AFF U-18 konsisten seperti dengan Filipina hari ini, sangat mungkin kita jadi juara," ujar Jokowi.

Sementara Pelatih Indra Jafri akan terus mengevaluasi guna meningkatkan kualitas permainan timnya.

"Pada babak kedua kami memasukkan pemain yang belum dimainkan pada laga pertama. Jadi, cara main kami memang berubah," kata Indra sebagaimana dilansir BolaSport.com.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Jumat (8/9/2017)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas