Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Indonesia

Arema FC Wajib Waspadai Serangan Sayap PS TNI

Sejak menangani PS TNI, pelatih Rudy Eka Priyambada mengaku anak asuhnya mengalami peningkatan permainan tapi ada sisi yang kurang tajam.

Arema FC Wajib Waspadai Serangan Sayap PS TNI
liga-indonesia.id
Pemain PS TNI Ssansan Fauzi (memegang bola) hendak menendang penalti ke gawang Perseru Serui dalam laga pekan ke-28 Liga 1 2017 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (7/10/2017). LIGA-INDONESIA.ID 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak menangani PS TNI, pelatih Rudy Eka Priyambada mengaku anak asuhnya mengalami peningkatan permainan tapi ada sisi yang kurang tajam.

Jelang menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupten Malang, Sabtu (14/10/2017), Rudy merasa perlu mengasah serangan lewat pemain sayap.

Dikatakan dia permainan sayap menjadi penting sebab The Army punya kecepatan. Sangat disayangkan jika tenaga kuda dan kelincahan pemain tak dimaksimalkan.

Terbukti, serangan sayap PS TNI membuat barisan pertahanan Perseru Serui kelabakan. Dari situ tim lawan membuat pelanggaran di kotak penalti yang mampu dikonversi gol oleh Sansan Fauzi.

Baca: Kecewa Berat, Bobotoh Menangis Usai Persib Ditahan Imbang

Baca: Sandang Nama Besar, Tak Pantas Persib Dekati Zona Degradasi

Baca: Fakta Ini Tegaskan Predikat Persib sebagai The Special One Point

Baca: Barito Suskes Raih Poin di Kandang Persib, Begini Kata Jaksen Tiago

Baca: Laga Pekan ke-28 Ditutup Hasil Imbang Persib-Barito, Berikut Hasil Selengkapnya

Rudy mengaku sudah mempelajari strategi bagaimana Arema FC membuka celah menganga setelah dibantai Bali United dengan skor telak 1-6.

Diakui dia tak mudah meraih angka di Malang, tetapi bukan tak mungkin. Dalam hal ini kejelian Rudy meramu strategi akan sangat menentukan.

“Sekarang pemain lokal kami, salah satunya Sansan Fauzi punya daya ledak meningkat. Permainan sayap kami juga lebih membunuh, lebih cerdas,” ucap Rudy dilansir situs resmi Liga 1.

Ia menegaskan The Army harus mendulang poin di laga pekan ke 29 nanti. Meski terpaut tujuh poin dari Perseru Serui, bukan tidak mungkin PS TNI terlempar dari Liga 1 jika sisi enam laga jeblok.

Butuh ekstra keras bagi PS TNI mengamankan dua laga kandang dan empat laga tandang. Apalagi tim yang dihadapi seperti Bali United dan Persipura. 

“Kelemahan kami masih sama, soal tembakan. Positifnya pemain sudah kerja keras menjalankan strategi saya. Tetapi saya memang belum puas karena masih ada enam sisa pertandingan lagi, jadi kami masih harus merangkak ke atas,” ucap Rudy.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas