Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Indonesia

Bek Persib Ini Baru Sadar, Tak Mudah Menjadi Pelatih

Bek senior Persib Bandung, Supardi Nasir, mendapat banyak pelajaran usai mengikuti kursus kepelatihan Lisensi C AFC.

Bek Persib Ini Baru Sadar, Tak Mudah Menjadi Pelatih
Twitter @persib
Pesepak bola Persib Bandung, Supardi Nasir (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Barito Putera dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (9/10/2017) malam. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Usai mengikiti kursus kepelatihan Lisensi C AFC di Sawangan, Depok, 18-30 November 2017, Supardi Nasir mendapat banyak pelajaran, terutama soal taktik sepak bola.

Bek senior Persib Bandung itu bercerita selama menjalani kursus kepelatihan di bawah dibimbingan mantan pelatih Barito Putera, Mundari Karya dan Bambang Nurdiansyah sebagai instruktur program, serta mentor Emral Abus.

Dari mereka Supardi banyak menyerap ilmu baru untuk kemajuan kariernya sebagai pesepakbola.

Baca: Andik Vermansyah Tiba di Bali Pekan Ini

"Kita diajarkan juga sebagai pemain itu harus sepeti apa, dan tidak gampang menjadi pelatih. Jadi, jangan menghujat pelatih. Aku sadar baru sekarang, kalau dulu mikirnya jadi pelatih itu gampang," ujar Supardi, Selasa (5/12/2017).

Sadar menjadi pelatih itu sulit, Supardi sempat meminta maaf kepada Syamsudin Umar, mantan assisten pelatih Ivan Kolev di timnas Indonesia 2007.

"Kemarin ngambil bareng kita (Syamsudin), dia sudah tua tapi semangat belajarnya masih ada. Saya bilang, Sam saya minta maaf, dulu kalau latihan fisik ngeluh-ngeluh. Saya baru tahu jadi pelatih itu susah," kata dia.

Dikatakan Supardi, untuk menjadi seorang pelatih andal butuh kecerdasan dan kecepatan berpikir dalam mengambil keputusan.

Sebab, kata dia, nasib tim hanya ditentukan dalam waktu 90 menit saja.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas