Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Spanyol

Camp Nou Berbeda dengan Anfield, Coutinho Harus Sadar Diri

Apakah karier Philippe Coutinho di Barcelona akan gemilang? Jawabannya tergantung pada bagaimana Coutinho menunjukkan potensinya.

Camp Nou Berbeda dengan Anfield, Coutinho Harus Sadar Diri
JOSE JORDAN/AFP
Gelandang FC Barcelona, Philippe Coutinho, merayakan gol yang dia cetak ke gawang Valencia dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey di Stadion Mestalla, Valencia, Spanyol, pada 8 Februari 2018. 

TRIBUNNEWS.COM - Apakah karier Philippe Coutinho di Barcelona akan gemilang? Jawabannya tergantung pada bagaimana Coutinho menunjukkan potensinya. Pemain asal Brasil itu harus sadar kini dia punya peran yang berbeda di atas lapangan hijau.

Semasa di Liverpool, khususnya sejak era kepelatihan Juergen Klopp, Philippe Coutinho punya peran sebagai pengatur ritme permainan tim. Coutinho adalah pemegang bola utama The Reds. Dia menjadi dirigen permainan tim dan mengkreasikan peluang untuk rekan-rekan setimnya.

Di Liverpool dia bermain sebagai gelandang serang, namun dia mendapati hal baru di Barcelona. Di bawah arahan Ernesto Valverde pemuda berusia 25 tahun itu bermain di posisi yang berbeda. Dari lima penampilannya, Coutinho bermain sebagai penyerang sayap. Coutinho sekali bermain di sayap kiri, sisanya di sayap kanan.

"Philippe Coutinho telah mencetak gol pertamanya di Copa del Rey melawan Valencia. Dia masuk di babak kedua dan benar-benar mengubah pertandingan. Saya tidak setuju pendapat dia tidak terlihat bagus, namun cukup jelas dia harus menemukan tempatnya," ujar Guillem Balague, pengamat persepakbolaan Spanyol, kepada Sky Sports. "Itu berarti bermain di sekitar Lionel Messi," imbuh Balague.

Philippe Coutinho bukan lagi pemegang bola di Barcelona. Posisi itu kini justru diemban oleh Lionel Messi. Andres Iniesta, sang kapten tim, bahkan tidak mendapatkan peran itu lagi dari Valverde. Tengok saja fakta Messi telah menciptakan 10 assist pada musim ini.

"Bagi seseorang yang ingin menguasai bola di kakinya dan selama ini menjadi kreator, sekarang dia harus sadar dia bisa melakukan peran itu kadang-kadang, namun di lain kesempatan dia harus lebih banyak bergerak tanpa bola," kata Balague.

Guillem Balague menjelaskan cara yang harus Coutinho lakukan jika ingin jadi gelandang Barcelona. Menurut Balague eks penggawa Inter tersebut harus lebih berusaha bergerak tanpa bola. Itu bisa dilakukan baik mundur membantu pertahanan dan menekan lawan di lini pertahanan lawan. Balague menilai sejauh ini Coutinho belum menunjukkan hal tersebut di Barcelona.

"Tanpa itu dia akan kesulitan menjadi seorang gelandang di Barcelona, namun sejauh ini tendangannya menghantam tiang saat melawan Espanyol dan dia menjebol gawang Valencia, jadi enam tendangan tepat sasaran bukan hal yang buruk," ujar Balague.

Kesempatan terdekat Philippe Coutinho untuk menunjukkan potensinya sebagai winger adalah laga La Liga 2017/18 melawan Getafe di Camp Nou, Minggu (11/2). Coutinho tahu dia harus memanfaatkan kesempatan bermain bersama Lionel Messi. Coutinho harus menjalankan peran barunya di Barcelona, yaitu sebagai penuntas akhir serangan tim.

"Andres adalah pemain jenius dan siapapun yang bermain bersama dia akan jadi lebih baik. Saya menikmati kesempatan bermain dengan dia dan dengan Leo, bagi saya mereka adalah idola," kata Coutinho kepada Catalan channel 8tv. "Setiap hari Messi makin hebat dan sebagai rekan setim saya hanya bisa memanfaatkan momen-momen saya bersama dia," imbuh Coutinho. 

Ikuti kami di
Add Friend
  Loading comments...

Berita Terkait :#Liga Spanyol

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas