Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Kritik PSSI Atas Kericuhan Laga Arema Vs Persib, Menpora: Masa Gitu Saja Tidak Bisa Ngurus

"PSSI itu urusin, masa gitu saja tidak bisa ngurus. Tindak tegas," ujar Imam Nahrawi

Kritik PSSI Atas Kericuhan Laga Arema Vs Persib, Menpora: Masa Gitu Saja Tidak Bisa Ngurus
Tribunnews.com/Abdul Majid
Menpora Imam Nahrawi saat memberikan pertanyaan kepasa siswa-siswi SDN Pasar Pulau Pisang, Krui, Pesisir Barat, Lampung, Sabtu (14/4/2018). 

TRIBUNNEWS.COM - Kericuhan sejumlah oknum suporter di Stadion Kanjuruhan, terus mendapatkan perhatian khusus, Minggu (15/4/2018).

Saat itu, Stadion Kanjuruhan menjadi saksi bisu atas laga Arema FC yang menjamu Persib Bandung.

Bahkan, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez ikut menjadi korban atas kejadian tersebut.

Hal tersebut mengundang reaksi Menpora Imam Nahrawi. Imam Nahrawi memberi kritik dan meminta PSSI untuk bisa mengatasi kasus ini dengan tegas.

"PSSI itu urusin, masa gitu saja tidak bisa ngurus. Tindak tegas," ujar Imam Nahrawi, dilansir Tribun Jakarta.

COO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalom Boboy akan menyerahkan kasus ini kepada Komdis PSSI.

Karena, menurutnya, insiden ini telah melibatkan banyak pihak, tidak hanya suporter saja.

"Kami memberikan kesempatan kepada komdis untuk melakukan sidang atau kalau perlu memanggil pihak-pihak yang memang terlibat karena bukan hanya penonton, tapi ada ofisial dari salah satu tim yang juga terkena efek dari kerusuhan itu," kata Tigor. 

"Mungkin kita juga tidak tahu ada hal-hal lain yang terjadi di sana, biar kan nanti komdis yang memutuskan," ujar Tigor.

Tigor berharap sepak bola Indonesia harusnya bisa lebih dewasa lagi.

Selain itu, ia berharap semua elemen bisa bekerjasama dengan baik, untuk menciptakan sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi.

"Kami menyesal pertandingan ini terjadi dan kami selalu bersama-sama dalam posisi yang tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Semua elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan ini juga harus bersama-sama mempunyai pemikiran dewasa termasuk suporter apa pun," tegasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Berita Terkait :#Liga 1

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas