Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Buntut Laga Arema vs Persebaya, Dirijen Aremania Yuli Sumpil Dilarang Masuk Stadion Seumur Hidup

Yuli Sumpil, pentolan Aremania atau suporter fanatik Arema, mendapat sanksi maha berat dari PSSI, usai laga Arema vs Persebaya

Buntut Laga Arema vs Persebaya, Dirijen Aremania Yuli Sumpil Dilarang Masuk Stadion Seumur Hidup
screen capture YouTube/Kompas TV
Yuli Sumpil saat menjadi bintang tamu dalam acara The Interview with Tukul di Kompas TV. Yuli Sumpil dilarang masuk stadion seumur hidup karena ulahnya di laga Arema vs Persebaya. 

Tak hanya menghukum Yuli Sumpil dan Fandy, PSSI juga memberi sanksi denda kepada Arema dengan cukup berat, yakni uang sebesar Rp 100 juta.

"Pelanggaran lainnya, yakni penyalaan flare dan pelemparan botol yang dilakukan suporter Arema FC. Atas pelanggaran ini, Arema didenda Rp 100.000.000," tulis keterangan di laman resmi PSSI, Kamis (11/10/2018).

Yang lebih berat, adalah sanksi tanpa penonton bagi Arema.

Arema diberi sanksi berupa menggelar pertandingan tanpa penonton pada laga kandang sampai sampai akhir musim kompetisi 2018.

Tak hanya itu, saat away, Arema juga kehilangan hak mendapatkan hak ditonton oleh suporter mereka sendiri.

Sama saja, ini juga berlaku sampai akhir musim kompetisi 2018.

Yuli Sumpil Bikin Lelah

Sebelumnya, diberitakan Bolasport, sebelum pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabayapada pekan ke-24 Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/10/2018), Yuli Sumpil turun ke lapangan untuk mendekati tim lawan.

Dari rekaman video yang beredar di media sosial, Yuli Sumpil terlihat merobek-robek kertas di depan para pemain Persebaya.

Yuli Sumpil yang didampingi temannya juga terlihat adu mulut dengan kiper Persebaya, Alfonsius Kelvan, saat tim berjulukan Bajul Ijo tersebut sedang pemanasan pada jeda babak pertama.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Aji Bramastra
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas