Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Buntut Ricuh Arema vs Persebaya, Pentolan Aremania Yuli Sumpil Dilarang Masuk Stadion Seumur Hidup

Laga derby Jatim antara Arema FC dan Persebaya berbuntut masalah karena adanya kericuhan. Yuli Sumpil dilarang masuk stadion seumur hidup.

Buntut Ricuh Arema vs Persebaya, Pentolan Aremania Yuli Sumpil Dilarang Masuk Stadion Seumur Hidup
Bolasport.com
Pentolan Aremania Yuli Sumpil, dilarang masuk stadion seumur hidup. 

"Pelanggaran lainnya, yakni penyalaan flare dan pelemparan botol yang dilakukan suporter Arema FC. Atas pelanggaran ini, Arema didenda Rp 100.000.000," tulis keterangan di laman resmi PSSI, Kamis (11/10/2018).

Selain kepada klub, Komite Disiplin juga menghukum dua suporter Arema FC, Yuli Sumpil dan Fandy, karena memprovokasi penonton lain dengan cara turun ke lapangan.

Keduanya dihukum tidak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

"PSSI memastikan setiap pelanggaran disiplin kompetisi mendapatkan sanksi. Tidak ada toleransi," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

Yuli Sumpil dikenal sebagai tokoh pentolan Aremania.

Dia sering tampil sebagai dirijen atau pemimpin chant Aremania, atau suoprter fanatik Arema.

Dalam laga Arema vs Persebaya, sebelum laga berlangsung Yuli Sumpil tiba-tiba masuk ke lapangan tanpa izin panitia terlebih dahulu.

Dia melakukan aksi teatrikal, merobek-robek kertas.

Di media sosial, netizen mengartikan Yuli Sumpil bermaksud menyindir memberi pemain Persebaya uang.

Sementara, ulah satu Aremania lain, yakni Fandy, malah lebih ekstrem lagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Aji Bramastra
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas