Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Peraturan Baru PSSI, Pertandingan Liga 1 akan Dihentikan Jika Ada Aksi Rasis Suporter

PSSI telah mengeluarkan aturan baru terkait aksi rasis suporter, pertandingan liga 1 2018 bisa berakhir lebih cepat.

Peraturan Baru PSSI, Pertandingan Liga 1 akan Dihentikan Jika Ada Aksi Rasis Suporter
Surya Malang
Penonton ricuh usai pertandingan Arema melawan Persebaya Surabaya di stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10/2018). Kericuhan dimulai pada menit ke-15, ketika terjadi insiden yang melibatkan oknum penonton melakukan pengeroyokan. PSSI mengeluarkan aturan baru terkait aksi rasis suporter, laga bisa dihentikan lebih cepat. 

TRIBUNNEWS.COM - PSSI mengeluarkan peraturan baru yang bisa membuat pertandingan Liga 1 2018 berakhir lebih cepat jika ada suporter melakukan aksi rasis.

Aksi rasis suporter menjadi sorotan Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) dalam peraturan yang baru baru dirilis.

Melalui surat bernomor 4573/UDN/2114/X-2018 yang diterbitkan pada Jumat (11/10/2018), PSSI meresmikan peraturan penghentian laga jika ada aksi rasis suporter selama pertandingan.

Mengenai definisi dari peraturan baru tersebut juga telah disampaikan dalam surat yang merupakan hasil dari rapat Komite Etik pada tanggal 8 Oktober lalu.

Peraturan tersebut bertujuan untuk menghilangkan nyanyian maupun koreografi dan spanduk yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) dan menghina tim lawan.

Sebab, rivalitas panas di kalangan suporter telah banyak memakan korban jiwa.

Yang terbaru adalah salah seorang anggota The Jak Mania, Haringga Sirla, yang tewas dikeroyok oknum Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Dalam peraturan baru yang dirilis PSSI, Federasi Sepak Bola Indonesia itu juga menjelaskan bagaimana prosedur untuk menghentikan laga apabila terdapat aksi rasis dari suporter.

Baca Selengkapnya

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas