Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Dirijen Aremania Ungkap Alasan Masuk ke Lapangan di Laga Arema FC Lawan Persebaya

Selain Yuli Sumpil, Aremania lain, Fandy, juga tak boleh masuk stadion di Indonesia seumur hidup karena melakukan aksi serupa.

Dirijen Aremania Ungkap Alasan Masuk ke Lapangan di Laga Arema FC Lawan Persebaya
OVAN SETIAWAN/BOLASPORT.COM
Dirijen Aremania, Yuli Sumpil (kanan) memberikan arahan saat Aremania mendatangi kantor Arema FC Jalan Mayjen Pandjaitan no 42 Kota Malang pada (20/4/2018). 

TRIBUNNEWS.COM - Aksi dirijen Aremania, Yuli Sumpil, menjadi sorotan saat laga Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10/2018).

Ketika itu Yuli Sumpil dinilai melakukan provokasi kepada penonton dengan masuk ke lapangan.

Seperti dilansir Surya Malang, Sabtu (13/10/2018), Yuli Sumpil mengaku spontan melakukan semua itu.

"Saat itu yang saya lakukan memang spontanitas dan emosional," kata Yuli Sumpil.

Menurutnya, aksinya itu tidak seberat yang dilakukan suporter Persebaya saat Arema FC bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada 6 Mei 2018 lalu.

"Saat Arema main di Surabaya, itu lebih parah. Bahkan ada maskot mengacungkan jari tengah juga."

"Juga ada pelanggaran lain," ujarnya.

Akibat aksinya tersebut, Yuli Sumpil mendapat sanksi berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Yuli Sumpil dihukum tidak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

Selain Yuli Sumpil, Aremania lain, Fandy, juga tak boleh masuk stadion di Indonesia seumur hidup karena melakukan aksi serupa.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Surya Malang
  Loading comments...

Berita Terkait :#Liga 1

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas