Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
Home »

Techno

»

Apps

Dapat Investor, Aplikasi Hiburan Malam Sindhen Masuki Pasar Tiga Kota Besar

Aplikasi hiburan malam pertama diJakarta, Sindhen, meluncurkan versi terbaru dengan mengusung beragam fitur baru

Dapat Investor, Aplikasi Hiburan Malam Sindhen Masuki Pasar Tiga Kota Besar
TRIBUNNEWS.COM/HENDRA GUNAWAN
Russel Cameron dan Bayu Sudharsono co founder Sindhen 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Aplikasi hiburan malam pertama diJakarta, Sindhen, meluncurkan versi terbaru dengan mengusung beragam fitur baru. Pada versi ini pengguna dapat mengakses informasi seputar acara, membeli tiket, dan melakukan reservasi meja melalui aplikasi dari 1.000 lebih club, bar dan lounge di tiga kota baru.

Mengawali tahun 2017, Sindhen mendapatkan suntikan dana dari angel investor dalam fase pre-seed. Dengan target menciptakan sebuah ekosistem digital yang menghubungkan para stakeholdersindustri hiburan malam, para pendiri Sindhen menggunakan pendanaan ini untuk pengembangan aplikasi versi 3.0, ekspansi ke beberapa kota di Indonesia, dan menciptakan produk baru untuk menunjang industri F&B berbasis SAAS.

Dengan tampilan dan design baru pada versi 3.0 ini, Sindhen memudahkan pengguna untuk melakukan banyak hal saat mengakses aplikasi Sindhen melalui smartphone mereka.

Direktori venue yang terkurasi, menonton video, bahkan melakukan pembelian berbagai paket menarik terkait hiburan malam. Hadirnya fitur DJ Profiles yang menghubungkan para DJ dengan fans mereka memberikan cita rasa yang lebih interaktif dan sosial pada versi ini.

“Sindhen App merupakan satu dari banyak komponen yang saat ini sedang kami kembangkan, secara keseluruhan nantinya akan membentuk sebuah ekosistem digital yang dapat membantu perkembangan industri hiburan malam secara utuh” tutur Russell Cameron, CEO Sindhen.

Rencana ekspansi dalam strategi pengembangan Sindhenmuncul dari keunikan masing-masing kota itu sendiri. Bali yang merupakan salah satu destinasi partyyang dikunjungi oleh lebih dari 10 juta orang setiap tahunnya.

Bandung sebagai kota pelajar dan destinasi liburan akhir pekan masyarakat Jakarta, memiliki sejarah yang sangat erat dengan perkembangan industri musik di Indonesia, dimana banyak musisi dan DJ yang berasal dari kota kembang tersebut.

Surabaya sebagai kota dengan populasi terbesar kedua di Indonesia dengan perkembangan kelas menengah dan hiburan malamnya.

Co Founder Sindhen, Bayu Sudharsono menambahkan, Sindhen memilih untuk memperkenalkan aplikasinya melalui acara-acara yang diadakan di berbagai venue dengan menawarkan insentif seperti free entry cukup dengan mengunduh aplikasi ini bagi pengunjung.

Dengan strategi ini Sindhen mengakuisisi pengguna yang lebih tepat dan memang membutuhkan aplikasi seperti Sindhen dengan menarget orang-orang yang memiliki ketertarikan akan event dan hiburan. Begitu diunduh, konten dan artikel terkait menumbuhkan keterikatan antara pengguna danaplikasi secara organik terbukti dengan 30% pengguna yang aktif mengakses aplikasi setiap bulannya.

Konsisten dengan strategi akuisisi pengguna yang telah dijalankan, Sindhen berencana untuk mengimplementasikan strategi ini dalam skala yang lebih besar dengan menghadirkan sebuah festival musik dengan nama KMF.

Festival musik yang rencananya diadakan pada bulan Agustus ini, menargetkan 10.000 pengunjung, dan berfokus pada penampilan musisi lokal baik band, penyanyi dan DJ. Menghadirkan nama yang sudah dikenal oleh para pencinta musik Indonesia, seperti Naif, Barasuara, The Sigit, Hogi Wirjono, Disko Pantera, Cul de Sac kolektif dan banyak lagi.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas