Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Apple Pasarkan iPhone X Mulai 3 November

"Ini merupakan loncatan terbesar Apple sejak iPhone original," kata Tim Cook, CEO Apple dalam peluncuran di Kalifornia kemarin.

Apple Pasarkan iPhone X Mulai 3 November
BUSINESS INSIDER
Dummy rekaan iPhone X 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Apple Inc merilis seri smartphone yang ditunggu-tunggu. Selasa (12/9), Apple merilis iPhone X (baca: iPhone ten) berbahan kaca dan stainless steel.

"Ini merupakan loncatan terbesar Apple sejak iPhone original," kata Tim Cook, CEO Apple dalam peluncuran di Kalifornia kemarin. Telepon genggam yang akan dijual mulai 3 November ini dibanderol dengan harga US$ 999. Pemesanan awal baru dimulai pada 27 Oktober untuk iPhone X. 

Selain iPhone X, Apple merilis juga iPhone 8 dan iPhone 8 Plus. Untuk iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, kemungkinan tidak banyak upgrade dari iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.

Seri 8 ini akan mulai dijual 22 September. Harga iPhone 8 mulai dari US$ 699 dan US$ 799 untuk pasar Amerika.

iPhone X akan memiliki layar OLED lebih cerah dan berwarna. Nah, para pengamat teknologi memperkirakan, permintaan iPhone X ini akan tinggi. Sedangkan stok awal smartphone ini akan terbatas.

Ukuran layar iPhone X kurang lebih sama dengan iPhone 7 Plus. Tapi, dimensi telepon genggam baru ini akan lebih kecil ketimbang iPhone 7 Plus.

Baca: Penetapan HET Daging Beku Tak Mampu Goyang Harga Daging Segar

Dimensi iPhone X akan lebih kecil ketimbang iPhone 8 Plus dan lebih besar ketimbang iPhone 8.

Meski sudah meluncurkan produk baru, harga saham Apple justru turun 0,4% kemarin. Padahal menjelang peluncuran, harga saham Apple sempat melonjak hingga 1%.

Baca: Aprindo: Bank Indonesia Jangan Bikin Konsumen Resah

"Apple tidak mengungkapkan evolusi di luar iPhone dan soal masuk ke artificial intelligence," kata Tim Ghriskey, chief investment officer Solaris Asset Management kepada Reuters.

Wahyu Rahmawati/Sumber : CNBC/Reuters

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas