Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Perusahaan Enterprise di Asia Pasifik yang Benar-Benar “Cerdas” Meningkat Sepuluh Kali Lipat

Di Asia Pasifik, terjadi lonjakan jumlah perusahaan yang dinilai benar-benar “cerdas”, yang naik 20 poin menjadi 22% tahun ini

Perusahaan Enterprise di Asia Pasifik yang Benar-Benar “Cerdas” Meningkat Sepuluh Kali Lipat
Istimewa
Tom Bianculli

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Zebra Technologies Corporation, inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar berbagai perusahaan dapat mewujudkan kinerja yang unggul, mengumumkan hasil survei tahunan kedua bertajuk “Intelligent Enterprise Index”.

Index merupakan sebuah survei global yang mengukur keberadaaan perusahaan dalam perjalanan untuk menjadi “perusahaan cerdas”, yaitu perusahaan yang menghubungkan dunia fisik dan digital guna mendorong inovasi melalui panduan real-time, lingkungan yang diberdayakan oleh data, dan alur kerja mobile yang kolaboratif.

Dengan mencetak lebih dari 75 poin pada keseluruhan Index, jumlah perusahaan yang didefinisikan sebagai “perusahaan cerdas” meningkat dua kali lipat menjadi 10% di tahun 2018.

Di Asia Pasifik, terjadi lonjakan jumlah perusahaan yang dinilai benar-benar “cerdas”, yang naik 20 poin menjadi 22% tahun ini.

Rata-rata skor Asia Pasifik meningkat dari 49 poin pada tahun 2017 menjadi 63 poin pada tahun 2018, yang menekankan adopsi cepat solusi Internet of Things (IoT) di wilayah tersebut.

Index tersebut mengukur sejauh mana perusahaan saat ini memenuhi kriteria yang menggambarkan Intelligent Enterprise(Perusahaan Cerdas) masa kini.

Secara keseluruhan, survei Index menunjukkan pertumbuhan penerapan dan investasi Internet of Things (IoT) setiap tahunnya, dan menyoroti suatu momentum baru, di mana perusahaan-perusahaan enterprisememperkirakan adanya lebih sedikit penolakan terhadap pengadopsian IoT dan semakin mengakui solusi IoT sebagai komponen inti untuk mendorong pertumbuhan di masa mendatang di seluruh perusahaan mereka.

“Seiring teknologi-teknologi baru terus mentransformasi lini depan bisnis, sinyal-sinyal yang dihasilkan oleh data real-time di lini depan operasi perusahaan memberdayakan para pekerja garis depan dengan informasi yang tepat untuk mengoptimalkan tindakan dan hasil,” kata Tom Bianculli, Chief Technology Officer, Zebra Technologies, Selasa (6/11/2018).

Berdasarkan survei Index tahun keduanya ini, kata dia lebih banyak perusahaan mengakui nilai dari pemanfaatan strategi IoT, dan mereka akan terus mendorong adopsi dan investasi IoT di masa depan.

Temuan lainnya adalah Investasi IoT meningkat, dan penolakan terhadap adopsi menurun, perusahaan enterprise mendorong keunggulan kinerja dengan panduan real-time, perusahaan makin memberdayakan lini depan. 

Kemudian keamanan adalah prioritas utama di seluruh perusahaan dan perusahaan menunjukkan ketergantungan yang lebih besar pada ekosistem solusi.

Sebanyak 40% dari perusahaan yang disurvei menyatakan bahwa mereka menggunakan mitra strategis untuk mengelola seluruh solusi IoT mereka, yang meningkat dari hanya 7% pada tahun 2017 dan angka ini lebih tinggi di Asia Pasifik, yaitu sebesar 54%.

"Ketergantungan pada keahlian dan manajemen proses IoT pihak ketiga, yang serupa dengan platform Savanna® dari Zebra yang memberdayakan para pelanggan dan mitra, merupakan indikator kunci bahwa suatu perusahaan berkomitmen untuk mempercepat kecerdasan data dan mengadopsi IoT," kata Bianculli.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas