Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tim Cook Akui Penjualan iPhone Lesu, Saham Apple Langsung Anjlok

Maret 2018, Apple berhasil memecahkan rekor sebagai perusahaan teknologi pertama yang bernilai 1 triliun dollar AS, atau setara Rp 14.500 triliun.

Tim Cook Akui Penjualan iPhone Lesu, Saham Apple Langsung Anjlok
Kompas.com
Spesifikasi dan harga resmi iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR yang sudah bisa dipesan hari ini, Jumat (7/12/2018) 

TRIBUNNEWS.COM - Pada Maret 2018, Apple berhasil memecahkan rekor sebagai perusahaan teknologi pertama yang bernilai 1 triliun dollar AS, atau setara Rp 14.500 triliun.

Rupanya pencapaian itu tak bertahan lama. Saham Apple anjlok 8,5 persen pada pembukaan jam dagang, Kamis (3/1/2019).

Secara keseluruhan, lemahnya posisi Apple sejak akhir 2018 hingga kini membuat valuasinya anjlok ke angka 64 miliar dollar AS atau Rp 918 triliun.

Pasar global memang sedang mengalami turbulensi akibat ketegangan ekonomi antara Amerika Serikat dan China. CEO Apple, Tim Cook telah mengakui bahwa penjualan iPhone pada 2018 memang lesu.

Baca: 10 Fakta Brigpol Dewi Sebar Foto dan Video Porno untuk Kompol Palsu, Berselingkuh dengan Dua Perwira

Ia pun memperingatkan investor bahwa hal ini adalah dampak pada melemahnya penjualan iPhone di Negeri Tirai Bambu. “Perang dagang antara Amerika Serikat dan China menambah tekanan pada ekonomi masing-masing negara,” kata dia.

“Kami melihat trafik di toko ritel, toko mitra, dan laporan dari industri smartphone, buruk selama November. Saya belum melihat angka Desember, tetapi pasti tak akan baik,” ia menambahkan.

Pernyataan tersebut memperkeruh ketegangan di bursa Wall Street, dan turut berkontribusi pada penurunan saham Apple.

Bukan cuma Apple, saham-saham lain juga anjlok, sebagaimana dihimpun, Jumat (4/1/2019) dari BusinessInsider.

Baca: Microsoft Lempar Status Apple sebagai Perusahaan Terkaya di Dunia

Nasdaq yang menaungi indeks saham raksasa teknologi AS semacam Alphabet, Tesla, Facebook, eBay, Cisco, Amazon, Intel, dll, secara keseluruhan turun 1,3 persen.

Begitu juga dengan Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 yang membawahi indeks saham sektor keuangan dan teknologi, masing-masing melemah 1,1 persen dan 0,9 persen di pembukaan jam dagang pekan ini.

Selain berpengaruh pada harga saham, perselisihan Amerika Serikat dan China juga berdampak pada mata uang internasional.

Dollar AS, Poundsterling, dan Euro melemah, sementara Yen Jepang menguat. Pada titik puncaknya, Yen naik 2,5 persen melawan Dollar AS, di mana 1 Dollar AS bernilai 104 Yen.

Angka itu mencatat kelemahan Dollar AS terburuk di hadapan Yen sejak Maret 2018 lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bos Apple Akui Penjualan iPhone Loyo, Saham Anjlok"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas