Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Warung Pintar, Jejaring Warung dengan Teknologi Digital

Peluang usaha ini kemudian ditangkap oleh Warung Pintar untuk mengembangkan jaringan warung yang dilengkapi dengan teknologi digital.

Warung Pintar, Jejaring Warung dengan Teknologi Digital
Istimewa
Warung Pintar. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebagai usaha mikro yang jumlahnya sangat banyak di Indonesia, warung mempunyai potensi besar untuk dikembangkan usahanya karena masih menjadi salah satu andalan masyarakat untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Peluang usaha ini kemudian ditangkap oleh Warung Pintar untuk mengembangkan jaringan warung yang dilengkapi dengan teknologi digital.

Warung Pintar secara resmi didirikan pada 11 November 2017 oleh Willson Cuaca (Chairman & Co-founder) bersama Agung Bezharie Hadinegoro (CEO & Co-founder), Harya Putra (COO & Co-founder) dan Sofian Hadiwijaya (CTO & Co-founder) dengan misi untuk mentransformasikan usaha mikro sebagai masa depan ekonomi.

Dalam keterangan yang diterima, Sofian Hadiwijaya CTO & Co-founder Warung Pintar menjelaskan bahwa Warung Pintar menjadi jawaban untuk bisnis mikro di Indonesia dengan mengintegrasikan teknologi ke dalam warung tradisional, sehingga memungkinkan pemilik warung menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan kapabilitas bisnis warungnya.  

Baca: Trik Mencegah Mual Saat Perjalanan Mudik

Baca: Tinjau Posko Mudik, Panglima TNI-Kapolri Tekankan Sinergitas Jajaran

Baca: Kondisi Kesehatan Ani Yudhoyono Menurun, Annisa Pohan Unggah Foto Berdua Bersama Mertua

“Pengembangan warung ini melalui modifikasi pengelolaan warung dengan tiga landasan utama yaitu teknologi internet of things (IoT), analisis big data, dan blockchain. Sehingga dengan memberi akses teknologi kepada para pemilik warung, mereka menjadi punya kesempatan lebih besar untuk mengembangkan bisnis,” ungkap Sofian.

Mereka yang bermitra dengan Warung Pintar akan didukung dengan teknologi dan sistem digital pada setiap rantai bisnisnya. Mulai dari tahap pembelian barang, penjualan, hingga pengawasan warung akan dipandu dengan sistem digital.

Teknologi yang diberikan mendukung seluruh proses bisnis untuk warung tradisional, berupa aplikasi pengadaan yang terhubung ke layanan distribusi milik perusahaan, warung atau kios siap pakai yang dilengkapi dengan wi-fi, televisi, lemari es, dan tempat pengisian baterai handphone, sistem point-of-sale (PoS) untuk mencatat transaksi bisnis dan dasbor untuk mempelajari pertumbuhan bisnis dan memahami kebutuhan pelanggan.

Untuk mendukung operasional mitra-mitranya Warung Pintar membutuhkan infrastruktur backend yang dapat diandalkan untuk mengumpulkan dan memproses data point-of-sale (PoS).

Warung Pintar juga menciptakan infrastruktur berbasis analisis untuk membantu pemilik warung memahami perilaku pembeli.

“Kami menggunakan cloud untuk menjalankan infrastruktur backend di Amazon Web Services (AWS) Cloud. Dengan dukungan dari AWS Solution Architects, Warung Pintar dapat membangun infrastruktur cloud dalam waktu sehari. Warung Pintar menggunakan layanan AWS untuk menjawab kebutuhan dalam capturing data proses bisnis di warung.,” kata Sofian.

Warung Pintar yang dimulai dengan hanya dua warung pada Januari 2018 kini telah memiliki jaringan mitra lebih dari 2000 warung di sekitar Jabodetabek & Banyuwangi.

Warung Pintar menargetkan akan memiliki 5.000 kios di seluruh pulau Jawa pada akhir tahun 2019 dan akan terus berinovasi untuk menciptakan lebih banyak produk yang bisa meningkatkan kemampuan bisnis pemilik kios.

Warung Pintar telah secara signifikan membantu mendorong pendapatan pemilik kios hingga mengalami kenaikan sebesar 41% setelah mengadopsi sistem yang mereka miliki.

Dengan menerapkan manajemen bisnis yang tepat, kios sekarang memiliki laporan keuangan yang bisa membantu mereka mendapatkan pinjaman modal untuk pengembangan usaha.

Sampai saat ini, Warung Pintar telah mendapatkan pendanaan senilai lebih dari $ 35,5 juta dari para investor yang sudah berpartisipasi diantaranya adalah SMDV, Vertex Ventures, Pavilion Capital, LINE Ventures, Digital Garasi, Agaeti, Triputra, Jerry Ng, dan EV Growth serta OVO sebagai calon pendana baru.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas