Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tour de Java 2016

Anda Mendadak Jadi Caver Profesional di Buniayu

Anda akan diajak menjelajah seperti seorang caver sungguhan

Anda Mendadak Jadi Caver Profesional di Buniayu
Tribunnews.com/Irwan
Gua Buniayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dataran desa Kerta Angsana, Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat menyimpan 84 gua eksotis di bawah permukaannya. Demi memperkenalkan  keindahan tersembunyi tersebut, dipilihlah Gua Cipicung, lantaran dianggap dapat mewakili keindahan seluruh gua tersebut, menjadi suatu  kawasan wisata.

Ialah Ferry Saputra, pemandu dari Buniayu Adventure and Training sekaligus anggota Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia (HIKESPI),  yang menggagas dibukanya gua tersebut sebagai tempat wisata yang kini dikenal dengan sebutan Gua Buniayu. Diinspirasi dari ekspedisi  Bapak Speleologi Indonesia, Dr Robby K T Ko, Ferry menyajikan wisata minat umum dan khusus di sana.

Pada tahun 1993 silam, wisata minat umum dan khusus mulai dibuka untuk umum kendati minat wisatawan masih cenderung kepada minat umum.  Barulah, pada tahun 2010, wisatawan menginginkan suatu tantangan dalam kegiatan wisata dan mulai melirik minat khusus.

Konsep speleotourism diterapkan Ferry dalam wisata minat umum dan khusus. Selain rekreatif, sifat edukatif dilebur pula pada kegiatan  caving di sana. Tak sekadar melintasi gua, paling tidak Anda diajak mengenal dan mengingat ragam penghuni gua yang begitu menakjubkan.

Dalam wisata minat umum, Anda diajak mengeksplorasi gua layaknya memasuki sebuah museum berisi mahakarya penuh pesona. Upaya yang  dilakukan melalui wisata tersebut adalah agar wisatawan tak lagi beranggapan bahwa gua hanyalah tempat yang bau, kotor, gelap, dan  menyeramkan.

Sementara itu, dalam wisata minat khusus, Anda akan diajak menjelajah seperti seorang caver sungguhan bersama tim pemandu. Sebuah  petualangan tak terlupakan siap menyapa Anda di dalam gua.

"Dalam wisata minat khusus, wisatawan diajak masuk seperti seorang caver. Jadi, punya standar savety yang tinggi, punya SOP sendiri.  Dalam sehari, wisatawan akan didandani seperti seorang caver profesional," tutur Ferry.

Penjelajahan minat khusus dilakukan bersama tim yang terdiri atas 5--10 peserta, ditambah pemandu, asisten, dan tim penyelamat. Jika  dalam sehari terdapat lebih dari satu tim wisatawan minat khusus, penjelajahan akan diberi jarak waktu 5--15 menit agar tak terjadi  penumpukan di lokasi-lokasi tertentu.

Keseluruhan tim pemandu Buniayu Adventure and Training berjumlah 20 orang. Tentunya, Anda tak perlu khawatir akan keamanan penjelajahan  gua lantaran delapan pemandu di antaranya, termasuk Ferry, telah bersertifikat resmi.

Wisata minat khusus menyasar wisatawan berusia 25--35 tahun. Kendati demikian, anak berusia 13 tahun ke atas dan atau seseorang dengan  berat bada minimal 35 kg diperbolehkan pula ikut serta dalam penjelajahan tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Regina Kunthi Rosary
Editor: Deodatus Pradipto
  Loading comments...

Berita Terkait :#Tour de Java 2016

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas