Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Wisata Sumut

Pakkat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Lalapan Khas Orang Mandailing

Bagi wisatawan luar kota atau luar negeri bisa dibuat pangling, lantaran tak banyak yang menyangka kalau pucuk rotan ternyata bisa dimakan.

Pakkat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Lalapan Khas Orang Mandailing
Tribun Medan, Silfa Humairah
Pakkat, lalapan khas orang Mandailing, Sumatera Utara. 

Laporan wartawan Tribun Medan, Silfa Humairah

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pakkat mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan Kota Medan maupun di rumah makan. Seperti di Simpang Aksara, Jalan Suka Ramai, Jalan Denai, bawah tol dan di beberapa titik lokasi lainnya.

Bagi wisatawan luar kota atau luar negeri bisa dibuat pangling, lantaran tak banyak yang menyangka kalau pucuk rotan ternyata bisa dimakan.

Tekstur paling pucuk malah lembut dan mudah dikunyah.

Rasa pahit, layaknya lalapan pada umumnya dirasa pas di lidah dan menambah selera makan.

Uniknya, pakkat tidak membuat bau mulut atau membuat lidah kelat, seperti saat melahap lalapan jengkol, petai, dan daun pepaya.

Menu lalapan ini juga dikenal kegemaran dan lalapan khas warga suku Batak Angkola dan Mandailing.

Tapi kini sudah berkembang pesat, semua suku di Sumatera Utara mau mencoba dan kini juga menyukainya.

Adin penjual, menuturkan, memiliki pelanggan bukan hanya dari kalangan Batak dan Mandailing, tapi juga Jawa dan Padang.

Menurutnya, semua suku sudah menggemari lalapan ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...

Berita Terkait :#Wisata Sumut

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas