Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Wisata Semarang

Masih Ingat Gangguan Eceng Gondok di Rawa Pening? Sekarang Begini Keadaannya

Tumbuhnya eceng gondok di Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang sempat membuat tempat wisata ini terlihat tidak terawat.

BizzInsight
Masih Ingat Gangguan Eceng Gondok di Rawa Pening? Sekarang Begini Keadaannya
Nurul Hanna
Kondisi terkini Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Eceng gondok semakin berkurang dan kini menjadi tempat wisata yang ciamik. 

TRIBUNNEWS.COM – Tumbuhnya eceng gondok di Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang sempat membuat tempat wisata ini terlihat tidak terawat. Belum lagi persoalan sedimentasi (pendangkalan) danau.

Tetapi itu dulu. Danau Rawa Pening kini mempunyai wajah baru. Eceng gondok yang tiap hari kian berkurang membuat air danau kembali jernih, sesuai namanya “pening” yang berasal dari kata “bening”.

Hal ini berkat peran pemerintah yang membantu pengelolaan daerah ini agar berstandar global. Tak lupa, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk turut berkontribusi dalam memperkenalkan daerah tersebut ke masyarakat luas.

Lewat produknya Kuku Bima Energi (KBE), Sido Muncul meluncurkan iklan yang diharapkan agar masyarakat dapat bergotong royong mengubah Rawa Pening menjadi destinasi wisata baru bahkan tingkat dunia.

Menurut Irwan Hidayat, danau yang membelah empat kecamatan di kabupaten ini bisa seperti Danau Sun Moon Lake yang ada di Taiwan. Meskipun memiliki luas 700 hektar saja, Sun Moon Lake menjadi destinasi wisata yang terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

Selain mempromosikan Rawa Pening dalam iklan produknya, Irwan berhasil mengurangi keberadaan tumbuhan gulma tersebut dengan cara menjadikan eceng gondok sebagai bahan bakar briket untuk pengolahan industri di pabriknya.

Perayaan ulang tahun Sido Muncul ke-66 berlangsung di Rawa Pening. Lokasi ini juga dipromosikan melalui iklan Kuku Bima Energi (KBE) agar dapat dikenal oleh seluruh warga Indonesia bahkan tingkat dunia.
Perayaan ulang tahun Sido Muncul ke-66 berlangsung di Rawa Pening. Lokasi ini juga dipromosikan melalui iklan Kuku Bima Energi (KBE) agar dapat dikenal oleh seluruh warga Indonesia bahkan tingkat dunia. 

Rawa Pening sendiri dipilih menjadi lokasi perayaan ulang tahun perusahaan farmasi ini. Memasuki usianya yang ke-66, pada 11 November 2017 lalu, Sido Muncul melakukan prosesi pemotongan tumpeng di tepi danau, yang dipimpin oleh Direktur Marketing Sido Muncul, Irwan Hidayat. Dalam prosesi tersebut, Irwan memberikan potongan tumpeng pada Bupati Semarang, Dr. H. Mundjirin ES, Sp, OG, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Dr. Tito Sulistio, dan para tamu VIP lainnya.

Berbagai kuliner khas Semarang pun dipamerkan dalam acara ini. Di antaranya Kue Lekker, Serabi Bubur, Nasi Pindang Mlaten, Soto Ayam, Herbal Corner, dan masih banyak lagi.

Para tamu undangan pun dihibur penampilan dari penyanyi Husein Idol, Pemenang Stand Up Comedy 3 Bintang, dan dimanjakan dengan suasana sejuk sekitar area Rawa Pening.

Sebelumnya, rombongan Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI), digawangi oleh Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Dr. Tito Sulistio pun berkesempatan menyambangi pabrik dan Agrowisata Sido Muncul.

sido muncul
Agrowisata Sido Muncul.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses pembuatan produk Sido Muncul, mulai dari Tolak Angin Cair, Kukubima Energi, hingga Kopi Jahe, juga Laboratorium Sido Muncul yang sudah bersertifikat ISO 17025.

Proses pembuatan produk menggabungkan tenaga kerja manusia dan mesin. Masyarakat setempat pun dipekerjakan untuk memproduksi produk-produk Sido Muncul.

Penulis: Dana Delani

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas