Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Indonesia Bidik Wisatawan asal Malaysia

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan pencapaian jumlah kunjungan wisatawan mancanegara

Indonesia Bidik Wisatawan asal Malaysia
gadgetflow.com
Ilustrasi traveling 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan pencapaian jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini sebesar 20 juta wisman dengan perolehan devisa sebesar US $20 miliar.

Untuk mendorong usaha pencapaian target 20 juta wisman, tahun 2019 ini , Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, VITO Malaysia, Citilink dan AirAsia.

Malaysia merupakan fokus pasar wisatawan mancanegara ke Indonesia yang menduduki peringkat ke-2 setelah Tiongkok.

Baca: Timnas Indonesia U-22 Besok Malam Tiba di Tanah Air Tidak Ada Arak-arakan kata Direktur Media PSSI

Berdasarkan realisasi wisman pada tahun 2018, kunjungan wisatawan Malaysia ke Indonesia mencapai 2.501.594 (meningkat 17,9% dibandingkan tahun 2017 sebesar 2.121.888).

Sedangkan untuk di tahun 2019, target Kemenpar untuk pasar Malaysia sebanyak 2.900.000 kunjungan wisatawan, sehingga diperlukan pendekatan yang tepat dan inovatif untuk menggarap pasar ini.

Bentuk upaya mencapai target kunjungan tersebut, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan Indonesia Tourism Table Top (ITTT) Kuala Lumpur.

Strategi Kemenpar dalam pelaksanaan ITTT KL adalah dengan mempromosikan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, yang bertujuan juga untuk mendukung program prioritas Bappenas Tahun 2019.

Kesempatan ini juga akan dimanfaatkan untuk mempromosikan destinasi lain yaitu Banyuwangi, untuk mendukung keberlangsungan rute penerbangan Kuala Lumpur (KUL) – Banyuwangi (BWX)yang baru dibuka pada 19 Desember 2018 lalu.

Kegiatan ITTT ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2019 yang bertempat di Pullman Hotel Kuala Lumpur City Centre.

Sellers yang akan berpartisipasi berjumlah 20 sellers dari industri pariwisata Indonesia, terdiri dari tour operator/travel agent, dan hotelier yang berasal dari 11 destinasi provinsi di Indonesia, yaitu: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan NTT.

Selain itu buyers yang ditargetkan hadir adalah 65 local agent Kuala Lumpur dan sekitarnya melalui rekomendasi VITO Malaysia yang merupakan anggota MATTA dan MCTA.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas