Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Martabak Manis Sajian Pertama Paling Diminati di The Best of Street Food Fiesta 2019

The Best of Street Food Fiesta 2019 dimulai sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (2/3). Dari sekian banyak booth makanan yang disajikan, martabak manis just

Martabak Manis Sajian Pertama Paling Diminati di The Best of Street Food Fiesta 2019
Kemenpar
Martabak di The Best of Street Food Fiesta 2019 

The Best of Street Food Fiesta 2019 dimulai sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (2/3). Dari sekian banyak booth makanan yang disajikan, martabak manis justru menjadi camilan favorit yang pertama menarik perhatian pengunjung.

"Kita memang lebih menonjolkan makanan ringan seperti camilan. Kalau untuk makanan berat, turis Malaysia dan Singapura kurang tertarik," kata General Manager Batam View Beach Resort, Anddy Fong.

Menurutnya, Wisman yang hadir pada kesempatan ini antara lain dari Italia, Srilangka, Singapore dan Malaysia. Ada juga dari beberapa negara lain, namun jumlahnya tak sebanyak yang dari empat negara tersebut.

Kadis Pariwisata Kepulauan Riau, Boeralimar menegaskan, The Best of Street Food Fiesta 2019 digagas untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara, sehingga target 20 juta wisman ke Kepri dapat tercapai.

"Semua dilakukan untuk kemajuan pariwisata di Kepri. Kami sangat mengapresiasi penyelenggara dalam hal ini Batam View Beach Resort yang telah menggagas acara keren ini," ungkapnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky Handayani berharap akan banyak pengunjung yang datang ke acara ini untuk mengenal dan mencicipi menu favorit dari ketiga negara.

"Harapannya, event tersebut sukses besar sehingga bisa dilanjutkan lagi tahun depan. Kami sangat mendukung gelaran seperti ini karena selalu ada potensi untuk menarik wisatawan," jelasnya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menuturkan, kuliner merupakan bisnis yang sempurna karena porsinya besar hingga 40 persen. Sayangnya, kuliner Indonesia saat ini belum memiliki national food. Ini karena Indonesia memiliki banyak makanan khas di daerah-daerah.

“Berdasarkan data yang ada, untuk pariwisata, sebanyak 30-40 persen pengeluaran orang adalah di kuliner. Dari ekonomi kreatif di Indonesia, 40 persen merupakan kuliner, 20 persen fashion, dan 15 persen craft,” bebernya.(*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas