Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ragam Acara Unik yang Digelar pada Tradisi Sedekah Bumi Warga Surabaya

Agar suasana kebersamaan makin terasa, digelar pula berbagai acara unik, seperti arak-arakan gunungan, pagelaran seni tradisional, hingga gulat okol.

Ragam Acara Unik yang Digelar pada Tradisi Sedekah Bumi Warga Surabaya
Surya/Fatimatuz Zahroh
Hasil bumi yang dikumpulkan warga dalam pawai Sedekah Bumi Kampung Babatan, Minggu (22/10/2017). SURYA/FATIMATUZ ZAHROH 

TRIBUNNEWS.COM - Tradisi sedekah bumi bukanlah hal asing bagi masyarakat yang lahir dan besar di Pulau Jawa.

Setiap daerah punya ritualnya masing-masing untuk merayakan indahnya berbagi pada sesama.

Begitu pun warga Surabaya yang rutin menggelar tradisi ini dengan meriah setiap tahunnya.

Secara filosofis, sedekah bumi digelar sebagai wujud rasa syukur warga akan rezeki yang sudah diberikan Tuhan.

Karenanya, para warga berduyun-duyun mengumpulkan hasil bumi untuk dibagikan kepada warga di sekitar tempat tinggal.

Agar suasana kebersamaan makin terasa, digelar pula berbagai acara unik, seperti arak-arakan gunungan, pagelaran seni tradisional, hingga gulat okol.

Tradisi sedekah bumi biasanya diawali dengan mengumpulkan hasil bumi di balai desa

Gunungan GIriwaluyo diarak oleh warga dalam pawai Sedekah Bumi Kampung Babatan, Minggu (22/10/2017). SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Hasil bumi yang dikumpulkan warga dalam pawai Sedekah Bumi Kampung Babatan, Minggu (22/10/2017). SURYA/FATIMATUZ ZAHROH (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Warga Surabaya mengawali tradisi sedekah bumi dengan bersama-sama mengumpulkan hasil bumi seperti buah, sayuran, dan kue tradisional ke balai desa.

Hasil bumi yang dikumpulkan warga tersebut nantinya akan dibuat menjadi gunungan.

Hal menarik, sembari membawa hasil bumi ke balai desa, warga berdandan sedemikian rupa mengenakan pakaian tradisional, topi dedaunan, hingga kostum tokoh pewayangan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas