Tribunners

Blog Tribunners

Mahasiswa ITS Olah Daun Binahong jadi Keripik

Senin, 7 Mei 2012 18:11 WIB
Mahasiswa ITS Olah Daun Binahong jadi Keripik
pribadi
Ibu-ibu PKK Desa pandian Sumenep dan panitia dalam program pemnfaatn binahong sebagai keripik

TRIBUNNEWS.COM, SUMENEP - Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kali ini berhasil menyedot perhatian dari masyarakat Desa Pandian, Kota Sumenep, Madura. PKM pengabdian masyarakat itu mengangkat tema peningkatan ekonomi masyarakat Desa Pandian dengan memanfaatkan tanaman binahong yang melimpah di daerah tersebut.

Tanaman Binahong yang sejak dulu dikenal oleh masyarakat sebagai tanaman obat memang belum termanfaatkan secara maksimal. Bahkan pada tahun lalu tanaman ini banyak yang dibuang secara percuma karena terserang hama ulat.

Melihat keadaan itu, kelima mahasiswa ITS yang berasal dari jurusan Teknik Kimia yang terdiri dari Jannatun, Irma, Ugink Mida dan Mafa ini menciptakan sebuah ide yang bisa memanfaatkan sumber daya alam yang berlimpah itu sekaligus untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Pandian.

Ide tersebut berupa pembuatan keripik yang berasal dari daun binahong. Di samping pembuatannya yang mudah, bahan baku yang dibutuhkan pun juga tersedia melimpah di Desa Pandian. Ide ini disusun menjadi sebuah proposal yang diberi judul ‘PEDE Melalui POKER’ yang memiliki kepanjangan Pemberdayaan Ibu-ibu PKK Desa Pandian Melalui Produksi Keripik Binahong.

Ide yang telah disusun tersebut akhirnya mendapat respon yang positif dari pihak Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan masyarakat desa Pandian, sehingga pada tanggal 6-8 April 2012 ide ini dapat terealisasi menjadi kegiatan yang dilaksanakan di Desa Pandian, Kota Sumenep, Madura.

“Program ini berbentuk penyuluhan tentang potensi tanaman binahong yang melimpah dimana memiliki banyak khasiat namun belum termanfaatkan dengan baik. Kami juga mencoba membuka wawasan masyarakat di desa tersebut bahwa tanaman binahong dapat dijadikan sebagai keripik sehingga bisa menambah pendapatan yang jika dapat dikelola dengan baik maka akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan dapat menjadi makanan khas Kota Sumenep. Selain itu, untuk menarik antusias peserta program ini yang merupakan ibu-ibu PKK, kami juga mengadakan lomba kreasi keripik daun binahong yang diikuti oleh enam tim ibu-ibu PKK yang terdiri dari tiga hingga enam anggota setiap timnya, dari sini mereka menunjukkan kekreatifan dalam mengkreasikan pembuatan keripik binahong,” ujar Jannatun selaku ketua program ini.

Program ini juga mendapatkan respon positif dari Kepala Desa Pandian, Bapak Nurul Iman berkomentar bahwa program mahasiswa ITS ini adalah yang pertama kalinya diadakan di desa kami. Idenya kedengaran aneh, namun kreatif dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Ditulis oleh Irma/Cahaya

Editor: Yulis Sulistyawan
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved