close [x]
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism

Pesan berantai? Hati-hati Melanjutkan Rantai Berita

Minggu, 1 Juli 2012 11:16 WIB
Pesan berantai? Hati-hati Melanjutkan Rantai Berita
tribun jambi
Ilustrasi

Oleh MS Noer Hidayat

"Hati-hati terhadap produk xx, xy dan xz, karena dapat menyebabkan ini dan itu, dan seterusnya". Pernah menerima pesan seperti itu? Atau bahkan ikut melanjutkan pesan tersebut sehingga jadi pesan berantai? Bila pernah, mungkin harus berpikir kembali saat melanjutkan pesan tersebut kepada kontak yang ada di handphone maupun email.

Saya pernah. Bahkan, saya sering menerima pesan tersebut. Pernah dalam satu bulan menerima 3 pesan. Redaksinya sama sampai titik atau koma. Dan 90% dari penerima, termasuk saya, melanjutkan pesan tersebut.

Seringnya menerima pesan seperti itu, membuat saya penasaran dan akhirnya mencoba bertanya kepada teman yang bekerja di salah satu perusahaan produsen produk yang disebut dalam pesan tersebut.

"Coba aja loe kontak orang yang ada di pesen itu. Ada kan nomer teleponnya," ujar teman saya. Jawaban singkat itu makin membuat saya penasaran.

Bermodalkan rasa penasaran, saya kontak nomer handphone seperti tertera pada pesan tersebut yang konon milik dr. Ismuhadi. Apakah yang terjadi? Jangankan diangkat dan bisa bertanya, nada sambungnya pun tidak terdengar.

Saya coba berkali-kali, setelah 4 kali mencoba, nomor tersebut fiktif alias bohong. Jika nomornya fiktif bagaimana dengan sosok dr. Ismuhadi?

Halaman12
Baca Juga
Editor: Toni Bramantoro
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Komentar Anda
© 2015 TRIBUNnews.com All Right Reserved