Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Satrio Piningit Itu Lagi Dipingit di Penjara?

Sekali lagi, meski menjadi topik utama pemberitaan dan menjadi perbincangan menarik dengan segala pernak-perniknya

Satrio Piningit Itu Lagi Dipingit di Penjara?
foto: alex palit
Bambu 'Satrio Piningit' 

Oleh: Alex Palit

Sekali lagi, meski menjadi topik utama pemberitaan dan menjadi perbincangan menarik dengan segala pernak-perniknya, di artikel ini saya tidak ingin mengomentari penjatuhan vonis 2 tahun penjara terhadap Gubernur DKI JakartaBasuki Tjahaya Purnama alias Ahok atas tuduhan penodaan agama.

Malah di sini saya hanya jadi ingat ramalan Prabu Jayabaya prihal Satrio Piningit atau yang sering pula disebut dengan Ratu Adil.

Dan, saya pun teringat pada sebuah obrolan dengan Permadi SH., beberapa tahun lalu, ketika dalam perbincangan tersebut menyinggung prihal apa dan siapa Satrio Piningit.

Disebutkan bahwa Satrio Piningit itu adalah sosok kesatria yang berjiwa atau memiliki  tiga karakter; Satria Bayangkara, Satria Panandita, dan Satria Raja.

Adapun Satria Bayangkara adalah sosok kesatria bersikap adil dan mengayomi. Satria Panandita adalah sosok kesatria yang jujur, adil, tegas, dan amanah.

Satria Raja adalah sosok kesatria berjiwa negarawan atau abdi negara yang mengabdi demi rakyat, bukan abdi negara demi kekuasaan yang korup.

Siapapun itu Satrio Piningit, menurut Permadi, orang ini yang akan menerima wahyu kedaton atau wahyu cakraningrat. Tinggal kita menunggu siapa yang menerima wahyu itu, dialah Satrio Piningit, lanjutnya.  

Dikatakan, kita tidak tahu dan tak ada yang tahu, termasuk kapan kemunculan Satrio Piningit. Namanya juga Satrio Piningit ya harus harus dipingit.

Ia akan muncul pada waktunya. Seperti disebut ramalan Prabu Jayabaya, Satrio Piningit akan muncul pada saat dimensi krisis multidimensional mencapai puncaknya menggoyang sendi-sendi kehidupan tata tentrem kerta raharja.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas