Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Blog Tribunners

Paria: Pahit Rasanya tapi Banyak Manfaat

Paria atau pare (Momordica charantia L.) merupakan tumbuhan merambat dari famili cucubitaceae atau keluarga labu-labuan.

Paria: Pahit Rasanya tapi Banyak Manfaat
Kontan
Paria 

TRIBUNNERS - Paria atau pare (Momordica charantia L.) merupakan tumbuhan merambat dari famili cucubitaceae atau keluarga labu-labuan.

Paria ini berbentuk panjang seperti mentimun dengan gerigi disetiap sisinya.

Paria banyak dikenal dikalangan masyarakat karena rasanya yang pahit.

Rasa pahit yang disebabkan karena adanya kandungan zat gizi quinine. Padahal dibalik rasanya yang pahit, paria mengandung banyak manfaat yang tidak diketahui oleh masyarakat.

Kandungan yang terdapat dalam paria cukup lengkap, selain kandungan serat yang tinggi, paria juga mengandung berbagai macam vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin B6, kalsium, magnesium, kalium dan fosfor yang baik untuk tubuh kita.

Jika dilihat dari sisi nutrisi, paria kaya akan gizi. Dalam setiap 100 g paria, mengandung energi 34 kkal, protein 1.1 g, lemak 0.3 g, karbohidrat 6.8 g, kalsium 45 mg, fosfor 64 mg, besi 1.4 g, retinol 54 mcg, thiamine 0.08 mg, dan asam askorbat 52 mg.

Manfaat Paria

1. Mengobati Diabetes

Paria merupakan tanaman yang sering digunakan untuk mengobati diabetes melitus. Hal ini disebabkan karena paria mempunyai charntin, yaitu peptida yang menyerupai insulin dan alkaloid. Komponen-komponen tersebut secara aktif akan menurunkan kadar gula darah. Paria juga membantu untuk mencegah lonjakan penurunan insulin dengan jalan mengatur penggunaan gula dalam metabolisme tubuh yang telah diperoleh dari makanan.

2. Menurunkan berat badan

Paria memiliki kandungan kalori yang rendah. Didalam satu cangkir paria terdapat 16 kalori. Hal ini yang membuat paria baik dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalani program diet. Paria dapat membantu kita menjadi cepat kenyang dan tahan lama sehingga nafsu makan dapat terkontrol.

3. Mengurangi Resiko Terkena Penyakit Jantung

Mengkonsumsi paria dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung karena paria mampu melawan kolesterol jahat dalam darah yang menghambat saluran arteri pada pori-pori jantung.

4. Mengusir Cacing Kremi Dari Dalam Perut

Cacing kremi adalah cacing berwarna putih dengan panjang kurang lebih 3 cm. Dia hidup di bagian atas usus besar dan mengambil makanan dari dalam usus. Cacing kremi diperkirakan sudah menginfeksi lebih dari 500 juta anak di seluruh dunia.

Efek dari serangan cacing kremi cukup serius seperti terjadinya radang usus buntu, mual dan muntah serta menurunnya nafsu makan pada anak.

Anak menjadi lemas tidak bertenaga. Jika terjadi hal tersebut, maka disarankan untuk mengkonsumsi paria. Rasa paria yang pahit membantu mengusir cacing kremi dari dalam perut.

5. Mengatasi Asma

Sebuah penelitain mengungkapkan bahwa mengkonsumsi paria akan merespon indera pengecapan dan merangsang saluran pernapasan untuk aktif. Saluran pernapasan menjadi terbuka lebih lebar, menyebabkan oksigen masuk secara kuat.

6. Menangkal radikal bebas

Paria merupakan salah satu sumber vitamin C yang sangat baik. Salah satu manfaat dari vitamin C adalah sebagai antioksidan alami yang berfungsi menangkal radikal bebas perusak tubuh.

Serat dapat membantu menstabilkan kadar gula darah. Sumber folat sangat baik untuk ibu hamil karena dapat mencegah resiko cacat tabung saraf pada bayi yang baru lahir.

Flavonoid seperti karoten, lutein dan zeaxanthin dapat mencegah penuaan, kanker, diabetes serta berbagai penyakit lain.

Bila dikonsumsi secara rutin, paria juga dapat mencega sembelit dengan cara melancarkan gerakan peristaltik pada saat memproses makanan.

Selengkapnya

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas