Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Blog Tribunners

3 Negara ini Minta Warganya Sering Bercinta

Negara maju tak selamanya terbebas dari masalah, negara maju di berbagai belahan dunia pun memiliki masalah seperti jepang, korea dan polandia.

3 Negara ini Minta Warganya Sering Bercinta
net
ilustrasi 
TRIBUNNER - Negara maju tak selamanya terbebas dari masalah, negara maju di berbagai belahan dunia pun memiliki masalah seperti jepang, korea dan polandia.
Tiga negara ini ternyata memiliki kesamaan masalah yang membuat pemerintahannya sangat khawatir dengan masa depan negaranya.
Tiga negara ini terancam akan punah karena tingkat kelahiran di negara tersebut mengalami penurunan yang cukup khawatir. Penyebabnya baeragam mulai dari warganya yang kian malas menikah hingga ingin fokus bekerja.
1. Jepang

Negara jepang ternyata negara yang memiliki penuruan angka kelahiran yang paling tajam di asia.

Setengah masyarakat dari negara berjuluk matahari terbit ini dilaporkan malas untuk melakukan aktivitas seksual. Masyarakat yang sudah menikah mengakui bahwa aktivitas bekerja membuatnya lelah untuk melakukan itu semua.

Hal yang lebih mengkhawatirkan lagi terjadi pada masyarakat yang masih muda yang masuk usia sekiat 25-30 an.

Pemuda dan pemudi jepang dilansir dari Daily mail, sangat enggan untuk menikah. Biaya hidup yang mahal dan sulitnya mendapatkan pekerjaan banyak pemuda dan pemudi di jepang lebih memilih fokus bekerja untuk menghasilkan uang.

Kenyataan pahit ini membuat pemerintahan jepang ketakutan karena jumlah penduduk jepang kian hari semakin menurun.

Hal ini pula mendorong pemerintahan jepang meminta warganya untuk melakukan bercinta sesering mungkin, bahkan pemerintahan jepang pun saat ini telah memberikan subsidi bagi pemasukan tambahan bagi warganya yang ingin menikah. 

2. Korea Selatan

Korea merupakan negara kedua di asia yang menghadapi penurunan jumlah penduduk yang cukup signifikan. Angka kesuburan di negara ini hanya 1.25 anak per wanita. Hal inilah yang membuat pemerintahan korsel sangat khawatir.

Untuk memecahkan masalah ini, pemerintahan korsel melakukan intensif baik gaji dan waktu bekerja bagi warganya yang sudah menikah untuk menambah anaknya.

Pemerintahan korea meminta perusahaan di korea untuk memotong jam kerja hanya sampai jam 7 malam di setiap hari rabu. Hari ini pun djadikan "hari keluarga" untuk meminta warganya untuk menambah anak.

3. Polandia

Polandia merupakan negara dengan tingkat kelahiran yang sangat rendah di kawasan eropa. Ini membuat pemerintahan polandia semakin gencar untuk melakukan kampanye agar warganya untuk menikah dan memiliki banyak anak.

Selengkapnya

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas