Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Gubernur Anies Bertemu Nippon Foundation Bahas Kerjasama Berantas Penyakit Kusta

"Saya sudah beberapa kali berkunjung ke rumah sakit di Jakarta, mereka juga bersikeras memberantas penyakit ini. Jika butuh bantuan, kami siap."

Gubernur Anies Bertemu Nippon Foundation Bahas Kerjasama Berantas Penyakit Kusta
Fransiskus Adhiyuda Prasetia/Tribunnews.com
Anies Baswedan 

TRIBUNNERS - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut hangat kunjungan Mr. Yohei Sasakawa, Ketua The Nippon Foundation dan Duta WHO untuk penyakit kusta, untuk membahas kerjasama antara The Nippon Foundation dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota, Rabu (15/11).

"Saya sangat mengapresiasi upaya Mr. Yohei untuk mengatasi penyakit kusta. Kami berharap dapat menyeleraskan apa yang sudah dilakukan Yayasan Nippon dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan melakukan pencegahan ke depannya supaya penyakit ini dapat tuntas diberantas," ujar Gubenur Anies.

Penyakit kusta ini sering kali disertai diskriminasi, meski dapat sembuh total tanpa cacat. Hal ini yang kemudian menjadi konsentrasi Mr. Yohei Sasakawa untuk memberantas penyakit kusta di dunia.

"Saya sudah beberapa kali berkunjung ke rumah sakit di Jakarta, mereka juga bersikeras memberantas penyakit ini. Jika butuh bantuan, kami siap membantu," ucap Mr. Yohei Sasakawa.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Kusmedi menyampaikan, kasus kusta di Jakarta sampai saat ini baik pasien baru maupun pasien lama ada sebanyak 311 pasien dimana daerah tertinggi adalah di Jakarta Timur.

"Pada 2017, angka pencapaian pasien baru sangat tinggi karena kami aktif melakukan pendeteksian secara dini agar tidak ada cacat," ujar Kusmedi.

Untuk diketahui, Provinsi DKI Jakarta sudah bebas penularan kusta sejak tahun 2011. Sejak awal tahun 2017 hingga bulan September, ditemukan kasus baru tanpa cacat di Jakarta sebesar 71 persen.

"Kami banyak dibantu kelompok-kelompok mantan penyandang kusta dan persatuan perawat Indonesia, untuk menangani pasien kusta," tambahnya.

Adapun kecamatan dengan kasus kusta tertinggi di antaranya Cakung, Cilincing, Kramat Jati, dan Kali deres. Kebanyakan kasus kusta ditemukan di daerah panti sosial dan penjara.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan sejauh ini menyediakan delapan tempat kelompok perawatan dini yang melibatkan orang yang pernah menderita kusta sebagai motivator dan role model, salah satunya, adalah Puskesmas Jatinegara.

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas