Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Diskusi Politik 'Mencari Sosok Pemimpin Nasional Sipil-Militer 2019-2024' Digelar di Warung Daun

Dalam pemilihan presiden yang akan digelar tahun depan, selayaknya pemeran utama adalah rakyat dan harus disuguhi pilihan yang terbaik.

Diskusi Politik 'Mencari Sosok Pemimpin Nasional Sipil-Militer 2019-2024' Digelar di Warung Daun
ist

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diskusi bertajuk 'Mencari Sosok Pemimpin Nasional-Militer 2019-2024' digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Rabu siang (11/7/2018).

Diskusi tersebut digelar dalam rangka meneropong pemilihan presiden yang akan digelar tahun depan.

Pembicara dalam diskusi tersenit adalah Anggota DPR RI Ir. Nurdin Tampubolon MM, Ketua Program Pasca Sarjana Kesos UI Prof. Dr. Bambang Shergi Laksomono serta Ketua Program Study Ilmu Politik dan Pengamat Militer UKI Dr. Sidratahta Mukhtar.

Dalam diskusi tersebut, Anggota DPR RI Nurdin Tampubolon menjelaskan bahwa untuk mencari sosok pemimpin masa depan harus melihat kebutuhan bangsa dalam tahun ini maupun 5 tahun ke depan.

Dalam era pemimpin nasional saat ini, diakuinya pemerintahan Jokowi JK telah melakukan berbagai usaha sehingga terciptanya keberhasilan dan perubahan yg signigikan.

Jokowi dikatakannya berusaha melakukan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia dengan visi misi yg terukur, revolusi mental dan nawacita yakni membangun Indonesia dari pinggiran, pertumbuhan ekonomi merata dan pembangunan infrastruktur yang luar biasa.

Nurdin menegaskan, Jokowi layak di dukung di 2019-2024 dan wapresnya adalah sosok yang bisa menangani masalah intoleransi, terorisme, penanggulangan narkoba, hate speech atau hoax dan meningkatkan sumber daya lokal yaitu kemandirian bangsa.

Dan yang biasa menangani masalah-masalaj keamanan adalah sosok dari kalangan militer.

Terkait dengan sosok ideal wakil presiden, tentu hanyalah Jokowi yang berhak menentukan pilihannya.

"Sosok yang ideal diserahkan kepada presiden. Kita cukup memberikan kriteria dalam periode kepemimpinan di tahun 2019-2024".

Sementara itu, pengamat militer dari UKI Sidratahta mengatakan pemimpin nasional harus mempunyai akuntabilitas yang tinggi, dan leadership yang kuat.

"Sehingga figur milter dan sipil sangat dibutuhkan dalam kriteria pemimpin presiden. Milter yang memiliki visi untuk membangun bangsa yang dibutuhkan berbagai perannya yang dimiliki diperhitungkan di masyarakat," kata Sidratahta.

Dirinya berharap, dalam menyeleksi kepemimpinan bangsa juga harus dilandasi dengan objektif dan rasional.

Sementara itu, Ketua Program pasca sarjana Kesos UI, Bambang Sergi Laksmono memaparkan kapasitas dalam mengenal potensi daerah dan paham profil perekonomian nasional sangat dibutuhkan dalam mencari sosok pemimpin presiden mendatang.

"Kriteria yang tepat untuk menemaptkan posisi pemilihan pemimpin nasional, kapasitas dalam melakukan sesuatu perspektif yang visioner tetapi juga bisa menurunkan tata laksana hitungan tahun dalam pembangunan nasional sehingga dapat mengedepankan rangkaian kerja secara sistematik," urainya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Toni Bramantoro
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas