Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Mahasiswa Universitas Brawijaya Gagas Program Produk Unggulan Kawasan Pedesaan

Wilayah pedesaan mempunyai peran pokok di bidang ekonomi karena menjadi daerah produksi pangan dan komoditas ekspor.

Ditulsi oleh: Reza Rienaldy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wilayah pedesaan mempunyai peran pokok di bidang ekonomi karena menjadi daerah produksi pangan dan komoditas ekspor.

Salah satu wilayah pedesaan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan adalah Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Secara geografis Desa Dalisodo terletak di dekat tempat wisata air terjun Coban Glotak yang berbatasan dengan Desa Jedong di sebelah timur, Desa Kucur di sebelah utara, Desa Sukodadi di sebelah selatan, dan Gunung Kawi di sebelah barat.

Baca: PDIP: Cak Imin Tekan Jokowi Soal Cawapres

Desa Dalisodo terdiri dari 2028 Kepala Keluarga. Menurut data desa tahun 2015, sebanyak 80% Kepala Keluarga di Desa Dalisodo bekerja sebagai peternak sapi perah dan petani. Jumlah total sapi perah yang ada di desa Dalisodo yaitu sebanyak 5371 ekor sedangkan luas pertanian dan perkebunan di desa ini sebesar 99,6851 hektar.

Desa Dalisodo merupakan salah satu desa yang mayoritas kepala keluarganya bermatapencaharian sebagai peternak sapi perah. Dalam sehari, susu sapi yang dihasilkan mencapai 10 Liter per ekor.

Namun, susu tersebut hanya diharga Rp 4.500 – 6.000 per liternya, tetapi dari hasil itu masih belum cukup bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat desa Dalisodo.

Baca: Heboh Dikabarkan Segera Menikah, Reza SM*SH Mengaku Jomblo

Sebenarnya terdapat beberapa masalah yang melatar belakangi hal tersebut, diantaranya tidak adanya koperasi atau pos penampungan susu sehingga mereka perlu ke kecamatan lain yang relatif cukup jauh untuk menjual susu yang dihasilkan, kurangnya pengetahuan akan pengolahan susu menjadi produk lain, serta tidak adanya standardisasi berupa pengujian kualitas susu yang diperlukan untuk mendapatkan perizinan sesuai standar mutu.

“Pada dasanya masyarakat di kampung sini, umumnya hanya dijual langsung dan itupun harganya berbeda-beda tergantung berat jenisnya. Kurang lebih Rp 4.500-6.000 / Liternya” Kata Ibu Suwarni, salah satu masyarakat desa Dalisodo.

Disisi lain, Ibu PKK dan Karang Taruna desa tersebut masih belum memiliki kegiatan yang tetap atau kurang aktif. 

Kondisi tersebut menginspirasi kelompok mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang yang terdiri dari Reza Rienaldy Putra (TEP 2016), Sarah Novitriani (TEP 2016), Iip Kurnia Octaviorentiwi (TEP 2016), Arras Amirul Akbar (TEP 2016) dan Hairil Fiqri (THP 2015) dibawah bimbingan Endrika Widyastuti S.Pt, M.Sc untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan konsep “SUNWARD” (Sustainable Dairy Management Production for Wagir Development): Pengembangan Desa Mandiri Pangan Berbasis Diversifikasi Produk Susu Lokal Melalui Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Program ini terdiri dari pelatihan pembuatan aneka produk berbahan dasar susu untuk meningkatkan nilai ekonomis, daya simpan, sekaligus menjadikannya sebagai produk unggulan khas dari Desa Dalisodo.

 “Program ini nantinya akan dilakukan ibu-ibu PKK daerah setempat dengan Karang Taruna untuk melakuakn diversifikasi olahan susu menjadi produk lain seperti stik susu, susu aneka rasa, dan yoghurt.”Kata Reza, sebagai salah satu perwakilan pelaksana program SUNWARD.

Guna mencapai keberlanjutan dari program ini telah dilakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti penyedia alat produksi, pengemasan, pemasaran serta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas