Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Parpol Diminta Berani Calonkan Caleg Berlatar Aktivis

Pengamat Politik dari Indo Survey & Strategy, Herman Dirgantara menilai, partai politik seharusnya dapat lebih berani mendorong caleg-caleg yang memil

Parpol Diminta Berani Calonkan Caleg Berlatar Aktivis
Ilustrasi caleg 

Siaran pers Research and Development, INDO Survey & Strategy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Politik dari Indo Survey & Strategy, Herman Dirgantara menilai, partai politik seharusnya dapat lebih berani mendorong caleg-caleg yang memiliki pengalaman sebagai aktivis dan berkualitas.

Menurutnya, partai-partai saat ini masih mengedepankan aspek popularitas dan logistik semata dalam memilih calon legislatif.

Baca: Tunggangi Kuda di JIEPP, Sandiaga : Kudanya Mirip Sama Kuda Pak Prabowo

"Saya beranggapan parpol saat ini masih belum berani dan belum memiliki 'political will' untuk mengedepankan memilih caleg berlatar aktivis. Tentu yang berkualitas ya. Jadi jangan hanya misalnya, ya karena dia artis dan populer, serta punya logistik, itu jadi orientasi," kata Herman, ketika dihubungi di Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Herman mengatakan, peran di legislatif menuntut orang-orang yang terpilih memiliki pengalaman soal politik, mampu menguraikan persoalan kemasyarakatan dan kapasitas yang memadai.

"Jadi bukan berarti artis tidak boleh, tapi perlu orientasi. Agar mereka yang berpengalaman soal-soal kemasyarakatan dan punya kapasitas bisa dikedepankan. Aktivis-aktivis di Indonesia banyak yang berkualitas, maka seyogyanya dipilih, seleksi mana yang kredibel, bersih dan punya ideologi kuat," ujar Herman yang juga menjabat sebagai Wakil Sekjend ISRI (Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia) ini.

Baca: Elite PDIP dan Demokrat Bertemu, Bahas Pilpres

Seperti diketahui, saat ini KPU tengah membuka proses pendaftaran bakal calon legislatif yang akan didorong partai politik sejak tanggal 4 sampai dengan 17 Juli 2018.

Jadwal Pemilu 2019 tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu. Pemungutan suara Pileg 2019 akan berlangsung serentak dengan Pilpres 2019 yaitu pada 17 April 2019.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas