Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

1 Tahun Pemerintahan Anies Baswedan

Mengkritisi Setahun Pemerintahan Anies di Jakarta

Pertama, lihat janji Anies. Ada 23 janji saat kampanye. Jika kita ingin sedikit kritis, apakah 23 janji kampanye itu sesuai dengan visi besar Anies me

Mengkritisi Setahun Pemerintahan Anies di Jakarta
Tribunnews/JEPRIMA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan sesi wawancara khusus dengan Tribun Network di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018). Pada wawancara tersebut tim Tribun membahas mengenai kinerja Anies selama 1 tahun kebelakang sekaligus kinerja kedepannya yang akan dia lakukan. Tribunnews/Jeprima

Dikirimkan oleh Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kemarin, tepatnya 16/10/2018, adalah genap satu tahun Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Sandi, Wakil Gubernur? Tetap tak bisa diabaikan peran besarnya membantu Gubernur. Suksesnya Anies, sukses pula bagi Sandi. Saat ini, biarlah Sandi fokus sebagai calon presiden untuk rencana kerja yang jauh lebih besar dan menantang.

Baca: Tiket Fase Grup Piala Asia U-19 2018 Tersedia secara Online dan Offline

Perjalanan setahun sebagai Gubernur DKI, sarat dinamika. Diiringi takbir dan shalawat saat pencoblosan dan pelantikan, berlanjut demo dan kritik sebagai ritual harian saat melaksanakan tugas. Ini bagian dari asesoris politik yang harus turut dirasakan oleh seorang gubernur. Karena gubernur adalah jabatan politik.

Baca: Viral di Medsos, Beredar Foto Awkarin Jadi Relawan di Palu Usai Nyatakan Pamit dari Instagram

Pujian dan kritik ibarat musim yang silih berganti. Kadang kemarau ketika program yang dijalankan belum sampai ke wilayah tertentu. Tapi segera berganti hujan ketika hasilnya sudah mulai dirasakan. Warga punya subyektifitasnya masing-masing yang ketika bersentuhan dengan kepentingan elit terkadang melahirkan petir, bahkan badai. Seorang pemimpin, termasuk gubernur mesti peka dan siap menghadapi situasi obyektif seperti ini.

Dalam tradisi kita, 100 hari dan hitungan tahun sering dijadikan batas waktu untuk mengevaluasi kinerja seorang pemimpin, termasuk gubernur. Bagaimana cara evaluasinya? Gampang!

Pertama, lihat janji Anies. Ada 23 janji saat kampanye. Jika kita ingin sedikit kritis, apakah 23 janji kampanye itu sesuai dengan visi besar Anies membangun Jakarta?

Apa visi besar Anies untuk Jakarta? "Berpihak kepada yang lemah dengan memberikan kesempatan untuk hidup setara dengan yang lain."

Visi ini menarik. Sebab, kehadiran penguasa seringkali menjadi tangan panjang kelompok elit. Budak-budak kapitalis, kata sebagian aktivis. Anies menegaskan posisioning dirinya.

Penutupan Alexis, penghentian reklamasi dan teguran kepada para pemilik gedung terkait pelanggaran mengambil air tanah, adalah bagian dari posisioning Anies terhadap para elit itu. Anies menegaskan ia tidak bersama dan satu pihak dengan mereka yang biasa melakukan kesewenang-wenangan dengan uangnya. Anies tidak memusuhi mereka, tapi memastikan bahwa hukum dan aturan itu ditegakkan secara adil di Jakarta. Tidak hanya berlaku untuk orang lemah, tapi juga harus tegas kepada mereka yang merasa kuat. Kalimat ini yang berulangkali disampaikan oleh Anies.

Baca: 81 Terpidana Mati di Zimbabwe Belum Dieksekusi karena Tidak Ada Algojo di Negara Itu

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Samuel Febrianto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#1 Tahun Pemerintahan Anies Baswedan

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas