Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Pilkada Tuban, Meneropong kelayakan Figur Lukmanul Khakim

Memilih Calon Kepala daerah patut melihat figur dari segi kapasitas, rekam jejak, kiprah, dan kontribusinya.

Pilkada Tuban, Meneropong kelayakan Figur Lukmanul Khakim
Istimewa
Pilkada Tuban 

TRIBUNNEWS.COM - Pilkada merupakan pagelaran pesta demokrasi 5 tahunan untuk menentukan siapa yang layak dan pantas diberi Mandat Oleh rakyat dalam memimpin suatu daerah.

Secara substansi, berdasarkan amanah Undang-undang mesyaratkan calon kepala daerah harus WNI, Sehat Jasmani Rohani, Minimal Usia 25 Tahun, Pendidikan Paling Rendah SLTA/Sederajat, dan tidak pernah dijatuhi hukuman pidana. (Tidak ada dasar aturan yang menyebut Calon Kepada Daerah harus putra daerah dimana Ia mencalonkan diri).

Memilih Calon Kepala daerah patut melihat figur dari segi kapasitas, rekam jejak, kiprah, dan kontribusinya.

Menjadi calon kepala daerah bukan untuk mengejar sebuah ambisi. Melainkan kesadaran nyata untuk siap bekerja dan menentukan orientasi pembangunan suatu daerah.

Pembangunan sebuah daerah harus didasarkan pada aspek kebutuhan, kearifan lokal, dan peningkatan kualitas kehidupan Masyarakat.

Kabupaten Tuban punya ragam potensi. Dari sektor kelautan, pertanian, energi, hingga pariwisata.

Hanya pemimpin yang punya semangat kerja keras, kapasitas, dan segudang pengalaman yang mampu mengelola segala ragam potensi ini untuk peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Dan ini ada pada diri Lukmanul Khakim.

Lukmanul Khakim tergolong figur muda yang punya rekam jejak cukup prestisius. Dari mulai menjadi Staf Khusus Menteri PDT, Menristekdikti, dan Anggota DPR RI FPKB. Sebagai Anggota DPR RI, Lukmanul Khakim tercatat sebagai Anggota DPR RI yang dianggap berhasil. Beberapa lembaga survey di Tahun 2018 menyebut, tingkat kepuasan masyarakat tinggi terhadap kinerja Lukmanul Khakim Anggota DPR RI paling tinggi di dapil Tuban Bojonegoro.

Selain itu di organisasi politik Ia tercatat aktif di Jabatan Wasekjen DPP PKB dan juga di ormas NU sebagai sekretaris Lembaga Pendidikan Tinggi NU.

Rekam jejak yang sudah dimiliki ini menjadi modal kuat yang patut diperhitungkan. Dari sisi kelayakan dan kepantasan untuk maju sebagai Calon Bupati Tuban.

Tentu siapapun yang akan berpasangan dengan Lukmanul Khakim akan diuntungkan.

Menurut hemat saya, PKB memiliki keuntungan besar karena menjadi partai pemenang di Tuban dengan memiliki 16 kursi di DPRD. Ini artinya PKB akan mampu mengantarkan Calon Kepala Daerahnya sendiri tanpa harus berkoalisi. Namun tidak menutup kemungkinan juga koalisi tetap akan dibangun untuk menciptakan solidaritas antar partai dan penyamaan Visi Misi soal arah pembangunan Tuban kedepan.

M. Fuadi Luthfi
(Ketua Tim Relawan Lukman Untuk Tuban Maju)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Husein Sanusi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas