Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Indowood Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Transformasi dan Pertumbuhan Industri Kayu Nasional

Pameran teknologi kayu terbesar Indowood Expo 2026 resmi dibuka di Surabaya untuk mendorong daya saing ekspor mebel Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Indowood Expo 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Transformasi dan Pertumbuhan Industri Kayu Nasional
Istimewa
INDOWOOD EXPO 2026 - Pembukaan resmi pameran teknologi manufaktur furnitur Indowood Expo 2026 di Grand City Convex Surabaya sebagai wadah perluasan jaringan bisnis dan adopsi inovasi modern sektor kehutanan nasional. 

TRIBUNNEWS.COM - Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo (Indowood Expo) 2026 hari ini resmi dibuka di Grand City Convex, Surabaya. Pameran yang berlangsung pada 4–6 Juni 2026 ini kembali menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri kehutanan, woodworking machinery, dan furnitur untuk memperluas jaringan bisnis, mendorong investasi, serta mempercepat adopsi teknologi modern guna meningkatkan daya saing industri kayu nasional di pasar global.

Opening Ceremony Indowood Expo 2026 dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari sektor industri, pemerintah, dan asosiasi. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Dr. Andi Rizaldi, selaku Staf Ahli Menteri Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0, Dr. Yuke Sri Rahayu selaku Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Direktorat Kriya Kementerian Ekonomi Kreatif, Ir. Jumadi, selaku Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Abdul Sobur selaku Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Daswar Marpaung selaku Presiden Direktur Dyandra Promosindo, dan William Pang selaku Direktur Pablo Publishing & Exhibition.

Diselenggarakan oleh HIMKI, Dyandra Promosindo, dan Pablo Publishing & Exhibition, Indowood Expo 2026 menghadirkan berbagai inovasi teknologi, mesin, dan solusi manufaktur terkini yang mendukung efisiensi, produktivitas, serta keberlanjutan industri pengolahan kayu dan furnitur Indonesia. 

Pameran ini menjadi platform yang mempertemukan pelaku industri dari hulu hingga hilir, mulai dari pemasok bahan baku, produsen mesin, penyedia teknologi, hingga pembeli domestik dan internasional.

Tahun ini, Indowood Expo 2026 menghadirkan puluhan brand dari dalam dan luar negeri yang menampilkan beragam inovasi di sektor forestry dan woodworking machinery. Menempati area pameran 4.000 meter persegi, pameran ini menampilkan berbagai teknologi dan mesin modern yang mendukung efisiensi, presisi, produktivitas, serta kualitas hasil produksi industri kayu dan mebel nasional.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Menteri Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0, Dr. Andi Rizaldi, menyampaikan bahwa industri furnitur dan pengolahan kayu merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan industri manufaktur nasional dan kinerja ekspor Indonesia. 

Prospek industri furnitur nasional masih sangat menjanjikan seiring dengan pertumbuhan pasar furnitur global yang terus meningkat. Indonesia memiliki keunggulan berupa ketersediaan sumber daya berbasis kehutanan, kemampuan industri pengolahan kayu yang terus berkembang, serta posisi strategis sebagai salah satu produsen furnitur di kawasan Asia Tenggara.

Rekomendasi Untuk Anda

“Pasar furnitur global diproyeksikan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pangsa pasar ekspor. Untuk memanfaatkan peluang tersebut, industri perlu terus meningkatkan produktivitas, kualitas produk, efisiensi proses produksi, serta mempercepat adopsi teknologi dan inovasi manufaktur,” ujar Andi Rizaldi.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Jumadi, menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan industri furnitur dan pengolahan kayu nasional. 

Sebagai salah satu pusat manufaktur dan perdagangan terbesar di Indonesia, Jawa Timur didukung oleh ekosistem industri yang kuat, jaringan logistik yang terintegrasi, serta aktivitas perdagangan antar daerah yang terus berkembang.

“Jawa Timur memiliki ekosistem industri yang sangat potensial untuk mendukung pertumbuhan sektor furnitur dan pengolahan kayu. Dengan dukungan pelaku usaha, asosiasi, pemerintah, serta penyedia teknologi, kami optimistis industri ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional,” ujar Jumadi.

Dalam sambutannya, Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, menegaskan bahwa Indowood Expo 2026 dihadirkan sebagai platform strategis yang mempertemukan industri, teknologi, investasi, dan inovasi dalam satu ekosistem bisnis yang terintegrasi.

“Indowood Expo 2026 kami hadirkan bukan sekadar sebagai pameran, tetapi sebagai wadah yang mampu menghubungkan pelaku industri nasional dengan perkembangan teknologi global. Melalui pameran ini, kami ingin mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih luas, terbukanya peluang investasi baru, serta terjadinya transfer teknologi yang dapat memperkuat daya saing industri kayu dan mebel Indonesia di pasar internasional,” ujar Daswar Marpaung.

Daswar berharap penyelenggaraan Indowood Expo 2026 dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan industri nasional, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, penguatan jejaring bisnis internasional, hingga percepatan adopsi teknologi modern di sektor mebel dan kerajinan Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Abdul Sobur, Ketua Umum HIMKI, menegaskan pentingnya inovasi dan transformasi teknologi dalam menghadapi tantangan pasar global yang semakin kompetitif. 

Menurutnya, keberhasilan industri furnitur dan kerajinan Indonesia ke depan tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk dan kreativitas, tetapi juga oleh kemampuan pelaku industri dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta mengadopsi teknologi manufaktur modern.

“Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, tenaga kerja yang kreatif, serta industri furnitur dan kerajinan yang produknya telah hadir di berbagai negara. Namun, untuk dapat bersaing secara global, kita perlu memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pemanfaatan teknologi serta pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi. IndoWood Expo hadir bukan sekadar sebagai pameran, tetapi sebagai platform transformasi yang mempertemukan pelaku industri dengan inovasi dan teknologi terkini guna meningkatkan daya saing industri nasional,” ujar Abdul Sobur.

Kinerja industri manufaktur nasional yang terus tumbuh turut menjadi faktor pendorong optimisme industri kayu dan furnitur Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai US$66,85 miliar, dengan sektor industri pengolahan berkontribusi sebesar US$54,98 miliar atau 82,25 persen dari total ekspor nasional. 

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menegaskan pentingnya peran industri manufaktur, termasuk industri furnitur dan pengolahan kayu, dalam mendukung kinerja ekspor Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian Opening Ceremony, HIMKI juga melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Labamu sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kolaborasi dan pengembangan ekosistem industri furnitur dan kerajinan nasional. Penandatanganan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku industri melalui sinergi lintas sektor.

Direktur Pablo Publishing & Exhibition, William Pang, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme peserta dan pengunjung menunjukkan semakin besarnya kebutuhan industri terhadap teknologi dan inovasi manufaktur modern. Menurutnya, IndoWood Expo hadir sebagai jembatan yang menghubungkan pelaku industri Indonesia dengan perkembangan teknologi global serta peluang kolaborasi internasional.

“Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2024, IndoWood Expo dibangun sebagai platform untuk memperkenalkan teknologi mesin internasional, mendorong kemitraan lintas negara, serta menampilkan berbagai inovasi terbaru dalam industri pengolahan kayu dan manufaktur furnitur. Melalui penyelenggaraan tahun kedua ini, kami berharap semakin banyak pelaku industri yang dapat memperoleh akses terhadap teknologi, membangun koneksi bisnis baru, dan menemukan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata William Pang.

Tidak hanya menghadirkan pameran produk dan teknologi, Indowood Expo 2026 juga menyelenggarakan rangkaian program edukatif yang membahas berbagai isu strategis industri furnitur dan pengolahan kayu. 

Pada hari pertama, pengunjung dapat mengikuti talkshow bertajuk “Furniture Industry Today – Efisiensi, Teknologi, dan Peluang Pasar” yang mengulas tren dan tantangan industri terkini. Hari kedua dilanjutkan dengan seminar “Aplikasi Teknologi Tepat Guna dalam Industri Furnitur, Mempercepat Proses Produksi” yang menghadirkan wawasan mengenai penerapan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi manufaktur. 

Sementara itu, pada hari ketiga, peserta berkesempatan mengikuti workshop “Teknologi Finishing Terkini di Industri Mebel dan Kerajinan” yang memberikan pemahaman praktis mengenai inovasi finishing untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk. 

Rangkaian kegiatan ini dihadirkan sebagai wadah berbagi pengetahuan, inovasi, dan pengalaman bagi para pelaku industri dalam menghadapi perkembangan pasar yang semakin kompetitif.

Melalui penyelenggaraan tahun kedua ini, Indowood Expo diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem industri kehutanan, woodworking machinery, dan furnitur Indonesia, sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan dan berorientasi ekspor.

Indowood dibuka dengan jam operasional pukul 10.00-18.00 WIB pada 4-5 Juni, dan dibuka pukul 10.00-16.00 WIB pada 6 Juni. Pengunjung dapat hadir secara gratis dengan melakukan pendaftaran secara online melalui situs https://indowoodexpo.com/register

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo (Indowood Expo) 2026, kunjungi situs resmi Indowood Expo atau ikuti akun Instagram @indowoodexpo.

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Berita Terkini
Atas