News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teknologi Tekstil

Agansa Curi Perhatian di Indo Intertex 2026 lewat Ekosistem Solusi Tekstil Menyeluruh

Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AGANSA INDO INTERTEX 2026 - PT Agansa Primatama memperkenalkan ekosistem solusi tekstil menyeluruh di ajang Indo Intertex 2026 yang berlangsung pada 15-18 April 2026 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM - Keikutsertaan PT Agansa Primatama (Agansa) dalam ajang Indo Intertex 2026 sukses mencuri perhatian pelaku industri tekstil dan garmen. Pameran tersebut berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, pada 15-18 April 2026.

Indo Intertex sendiri dikenal sebagai tolok ukur teknologi tekstil se-Asia Tenggara. Dalam pameran tahun ini, Agansa hadir tidak hanya membawa mesin, tetapi juga menawarkan ekosistem solusi yang menjawab tantangan bisnis masa kini.

Menempati lokasi strategis di Hall A3, Booth M1 dan N1, Agansa bertransformasi menjadi pusat diskusi bagi pengunjung yang mencari efisiensi produksi. Bersama para prinsipal global, Agansa memperkenalkan sejumlah inovasi terbaru.

Inovasi tersebut, di antaranya mesin knitting dari Jingmei serta teknologi printing dari Novares. Kedua teknologi itu secara khusus dirancang untuk mendongkrak produktivitas dan kualitas hasil produksi secara berkelanjutan.

Pembeda utama Agansa dalam pameran tahun ini terletak pada pendekatan solusi menyeluruh yang mencakup seluruh rantai industri. Pendekatan tersebut meliputi proses spinning, knitting, weaving, dyeing, printing and finishing, utilities, hingga advanced materials.

Strategi itu didukung dengan konsep booth bertema "Comfort, Connection, dan Sustainable Innovation". Konsep tersebut menciptakan ruang interaktif yang memungkinkan para pelaku industri berdiskusi secara lebih mendalam dan representatif.

Direktur PT Agansa Primatama Andreas S Pangestu mengatakan, kehadiran pihaknya di Indo Intertex 2026 merupakan manifestasi dari visi jangka panjang perusahaan.

"Indo Intertex bagi Agansa bukan sekadar partisipasi yang berulang, melainkan sebuah komitmen untuk menghadirkan teknologi yang tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perkembangan industri tekstil di Indonesia," ujar Andreas dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Kamis (23/4/2026).

Selain itu, Andreas juga menyoroti pentingnya sinergi di tengah kondisi pasar yang dinamis. Menurutnya, dukungan serta kolaborasi yang erat bersama para prinsipal menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang relevan dan bernilai bagi industri.

"Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri saat ini, kami melihat bahwa dukungan serta kolaborasi yang erat bersama para prinsipal yang turut serta menjadi bagian penting dalam memungkinkan kami menghadirkan solusi yang semakin relevan dan bernilai. Karena itu, fokus kami di Indo Intertex 2026 bukan sekadar menghadirkan produk, tetapi memberikan solusi yang relevan, aplikatif, dan berkelanjutan," ucap Andreas.

Dengan total pengunjung pameran yang menembus angka 75.000 orang selama empat hari, Agansa mencatat antusiasme luar biasa. Minat tinggi tersebut khususnya ditunjukkan terhadap teknologi yang mendukung optimalisasi proses dan keberlanjutan.

Capaian itu pun semakin mempertegas peran Agansa sebagai mitra strategis yang siap membuka peluang kolaborasi baru. Ke depan, Agansa berkomitmen untuk terus mendorong kerja sama dengan para mitra yang ingin mengekspansi bisnis.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui solusi tekstil yang inovatif, terintegrasi, serta relevan dengan perkembangan zaman.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini