Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan pembebasan Abu Bakar Basyir menjadi kesedihan bagi warga Australia yang keluarga dan temannya tewas dalam peristiwa Bom Bali 2002.
"Ini sulit, dan menyayat hati, setelah menghabiskan waktu bersama keluarga para korban, dari pemboman yang mengerikan itu, "kata PM Morrison, hari Jumat (8/01).
Tapi ia menyatakan Australia menghormati keputusan dan sistem peradilan Indonesia, meski tidak mudah untuk menerimanya.
"Mereka telah dibebaskan sesuai dengan sistem peradilan Indonesia. Itu tidak mempermudah orang Australia untuk menerimanya," ujar PM Morrison.
"Mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan warga Australia sekarang akan bebas. Terkadang dunia tidak adil. "
Abu Bakar Bashir telah dibebaskan dari Lapas Gunung Sindur sekitar pukul 05:30 pagi setelah shalat Subuh, tim pengacara mengatakan kepada ABC, Jumat (08/01).
Baca tanpa iklan