News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Horeee... Harga Semen di Manado Turun Rp 10 Ribu

Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan wartawan Tribun Manado

TRIBUNNEWS.COM, MANADO
- Harga semen di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), turun dari Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu per zak isi 50 kilogram menjadi hanya Rp 55 ribu menyusul sepinya permintaan.
    
"Permintaan semen sangat sepi karena proyek pemerintah belum jalan sepenuhnya, selain itu daya beli masyarakat masih rendah," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Janny Rembet di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (15/5/2010).
   
Menurut Janny, permintaan terbanyak datang dari pengerjaan proyek pemerintah, sekarang ini sudah ada yang mulai dikerjakan tetapi sebagian besar baru menyelesaikan proses tender, ini berdampak permintaan terhadap bahan bangunanini kurang.
   
"Permintaan proyek swasta dan masyarakat tetap ada, hanya jumlahnya tidak sebanyak proyek pemerintah. Tapi diperkirakan mulai bulan Juni-Juli mulai terlihat peningkatan," kata Janny.
   
Semen yang diedarkan di Manado dan daerah lainnya di Sulut terdiri merek Tonasa, Tigaroda, dan Bosowa. Sedangkan Holcim baru akan mulai dipasarkan secara besar-besaran bulan depan.
   
Kebutuhan semen masyarakat Sulut setiap bulan berkisar 20 ribu hingga 30 ribu ton setiap bulan. Jumlah tersebut bervariasi dari bulan ke bulan, mengikuti tren tahunan, kecuali bila ada kegiatan tertentu, seperti Konferensi Kelautan Dunia (WOC) 2009.
   
Janny mengatakan, penjualan tahun 2010 diperkirakan akan lebih tinggi dibanding 2009, karena terkait dengan panen raya cengkih yang biasanya berdampak positif terhadap peningkatan omzet penjualan.
   
"Panen raya cengkih baru dimulai di beberapa daerah, itu belum merata, karena hanya dipetik buah pertama," kata Janny.
   
Pengalaman tahun 2009, panen raya cengkih berpengaruh positif terhadap peningkatan penjualan dan tahun 2010 kemungkinan besar omzet oenjualan akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya, jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini