TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -Dengan memodifikasi bentuk dan ukuran voucher, kartu perdana dan kartu isi ulang, Bakrie Telecom mampu menghemat penggunaan jumlah kertas hingga lebih dari 100 juta lembar voucher. Selain itu Bakrie Telecom juga dapat mengurangi pemakaian plastik hingga 50% dan menurunkan biaya produksi kartu perdana hingga 9%.
Menurut Direktur Corporate Services PT Bakrie Telecom Tbk, Rakhmat Junaidi yang juga penanggung jawab utama project Hijau Untuk Negeri. langkah penghematan voucher ini kembali menegaskan gerakan Hijau Untuk Negeri merupakan sebuah strategi bisnis yang terintegrasi dan berkelanjutan.
`“Kini kami melangkah dengan penghematan voucher. Ke depan kami juga tengah merancang berbagai upaya strategi bisnis yang berdampak pada kepedulian lingkungan, di samping mengumpulkan ponsel-ponsel dan charger bekas. “katanya
Selama tahun 2009 dan 2010 Bakrie Telecom membutuhkan ratusan juta voucher untuk melayani 12,1 juta pelanggan Esia. Jika jumlah voucher tersebut dijejerkan maka panjangnya mencapai lebih dari 127 ribu kilometer atau 30% jarak antara bumi dan bulan. Namun modifikasi voucher yang dilakukan sejak 2009 memungkinkan operator telekomunikasi ini hanya mendistribusikan sebanyak puluhan juta voucher ke pasar.
Modifikasi voucher dilakukan dengan memberikan lebih dari satu nilai nominal isi talktime pada satu lembar kartu isi ulang. Jika tadinya setiap lembar kartu isi ulang berukuran 8,5 x 4,5 cm hanya berisi satu nominal talktime senilai Rp 10 ribu, kini dengan ukuran yang sama bisa memuat hingga 5 nominal talktime.
Selain memperbanyak nominal talktime, modifikasi juga dilakukan dengan memperkecil ukurannya. Kartu pengganti yang dinamakan RUIM Replacment Cover misalnya tadinya berukuran 8,5 x 11,5 cm. Kemudian sejak akhir November 2010 diperkecil hingga 5 x 6 cm..
“Pelanggan Esia yang hendak isi ulang Rp 10 ribu cukup mendapatkan potongan voucher yang mencantumkan 16 digits nomor voucher untuk selanjutnya dilakukan top up. Jadi diperkecil tanpa mengurangi fungsi dan nilainya“, kata Rakhmat.
Menurutnya langkah inovatif di sisi produksi voucher merupakan bagian dari rangkaian tindakan perusahaan untuk secara positif memperkecil dampak lingkungan dari industri telekomunikasi, dengan mengurangi pemakaian kertas dan plastik serta di saat yang bersamaan memiliki arti penting dalam menekan biaya produksi.
Esia Modifikasi Bentuk dan Ukuran Voucher
Penulis: Budi Prasetyo
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan