News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kerusuhan di Mesir

Harga Minyak Mentah Meroket Hingga Rp 929 Ribu per Barel

Penulis: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Massa pro dan kontra Presiden Hosni Mubarak bentrok di Lapangan Tahrir, Kairo, Mesir, Rabu (2/2/2011)

TRIBUNNEWS.COM - Brent, satu dari beberapa jenis minyak mentah, melambung hingga 103 dollar AS (Rp 929 ribu) per barel setelah kekerasan dan kerusuhan melanda Mesir.

Kenaikan harga minyak mentah jenis Brent ini disebabkan kekhawatiran akan adanya gangguan suplai minyak di seluruh kawasan Timur Tengah dan mempengaruhi suplai ke konsumen nomor satu yaitu Amerika Serikat (AS).

Krisis di Mesir ini memberikan kekhawatiran akan adanya gangguan suplai minyak di Timur Tengah karena kapal pengangkut melewati mesir dan beberapa negara yang juga sedang bergolak di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. Jika dikombinasikan menghasilkan dua pertiga dari suplai minyak dunia.

"Semua orang kini melihat Mesir dan kami memperhatikan Yaman juga," kata Christophe Barret, analis minyak di Credit Agricole, London, Inggris. Menurutnya, kerusuhan ini ditakutkan bisa menyebar ke negara lain di wilayah itu.

"Saya kira harga minyak di atas 100 dollar AS untuk jenis Brent benar-benar tidak berkelanjutan dan bisa memberikan dampak ke ekonomi termasuk dalam hal permintaan suplai," katanya. Kamis (3/2/2011), pendukung Presiden Hosni Mubarak menembak ke arah anti-pemeirntah di Lapangan Tahrir di Kairo. Akibatnya, sedikitnya lima orang tewas, dalam aksi terbaru dalam upaya menumbangkan Mubarak yang sudah berkuasa selama 30 tahun.

Sumber: Reuters

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini