News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pembatasan Subsidi BBM

Pemerintah Keukeuh Naikkan Harga BBM

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah pengendara motor antre saat akan membeli bahan bakar di SPBU Kairagi, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (21/2/2012).

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Pemerintah tetap akan mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat.

Namun rencana tersebut tetap masih harus menunggu persetujuan DPR-RI.

"Kenaikan BBM memang wajib, karena tahun lalu (kebutuhan BBM) untuk transportasi mencapai Rp 165 triliun, (BBM) untuk listrik mencapai Rp 90 triliun jadi total mencapai Rp 255 triliun," ungkap Wakil Meteri ESDM Widjajono kepada wartawan di Balikpapan, Kalimantan Timur (26/2/2012).

Menurutnya, penghasilan dari industri migas hanya mencapai Rp 270 triliun, dari 270 triliun tersebut Rp 255 triliun dihabiskan untuk subsidi BBM.

"Harusnya uang itu (Rp 255 triliun) bisa untuk membangun fasilitas umum dan infrastruktur," imbuhnya.

Meski sedang menunggu keputusan DPR-RI, namun pemerintah sudah mengumumkan rencana kenaikan harga BBM.

"Kenaikannya berkisar Rp 500 hingga Rp 2.000 per liter," tambahnya. Pengumuman kenaikan harga BBM ini dikhawatirkan memicu maraknya aksi penimbunan dan mengakibatkan kelangkaan BBM di sejumlah wilayah.

"Kalau ada yang menimbun tinggal ditindaj saja, tapi kalau sampai menimbulkan kelangkaan saya pikir tidak sampai situ (langka), berapa banyak sih yang ditimbun?," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini