TRIBUNNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) bersama Dyandra Promosindo, akan kembali menggelar ajang tahunan The 2nd Indonesia International Communication Conference & Expo, di Lower Lobby, Jakarta Convention Center.
Khusus untuk ICC digelar selama dua hari, yakni 6-7 Juni 2012, dengan tema utama “The Application of National Broadband Network in Corporation to Develop Indonesia’s Economic Growth”.
Konferensi ini akan membahas secara mendalam manfaat jaringan broadband nasional dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta persiapan Indonesia menjadi negara digital.
“Konferensi akan menghadirkan pakar-pakar telematika, baik dari dalam maupun luar negeri. Akan dibahas secara mendalam mengenai manfaat aplikasi broadband di berbagai bidang secara komprehensif, seperti di bidang transportasi, kesehatan, bisnis, dan pendidikan”, ujar Amita Muharani, Trade Fair Division Manager–Dyandra Promosindo, dalam keterangan pers kepada Tribunnews.com, Sabtu (31/3/2012).
Pakar telekomunikasi yang akan membagi pengetahuan dan opini mereka melalui The 2nd Indonesia International Communication Conference & Expo (ICC) antara lain Muhammad Budi Setiawan (Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika), Syukri Batubara (Ketua Umum BRTI), dan Sarwoto Atmosutarno (Direktur Utama PT Telkomsel).
Amita menjelaskan, biaya mengikuti konferensi ini sebesar Rp 2 juta bagi perorangan, serta Rp 1,8 juta untuk grup (minimal tiga orang dari satu perusahaan/instansi).
The 2nd Indonesia International Communication Conference juga mematok biaya yang relatif lebih terjangkau untuk para guru/dosen, yakni sebesar Rp. 1,3 juta per orang, dan khusus untuk pelajar/mahasiswa biayanya hanya sebesar Rp 1 juta per orang. (*)
Baca tanpa iklan