Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Pemimpin Bank Indonesia Pontianak, Hilman Tisnawan, mengatakan perekonomian Kalbar di triwulan I-2012 diperkirakan tumbuh lebih lambat dibandingkan triwulan IV-2011. Perlambatan pertumbuhan ekonomi triwulan I-2012 dipengaruhi belum optimalnya aktivitas bisnis pada awal tahun.
Kendati demikian, perekonomian Kalbar pada triwulan I-2012 cenderung masih cukup terjaga dengan perkiraan pertumbuhan pada kisaran 5,2 persen (year on year/yoy). "Sementara konsumsi diperkirakan masih menjadi faktor pendorong terjaganya kinerja perekonomian pada triwulan I-2012," ujarnya.
Hilman memaparkan, perekonomian Kalbar triwulan IV-2011 tumbuh 6,2 persen (yoy atau laju pertumbuhan tercatat melambat dibandingkan triwulan III-2011 sebesar 6,5 persen (yoy). Kendati demikian, perekonomian Kalbar pada periode laporan cukup baik dan terindikasikan pertumbuhan ekonomi cenderung meningkat.
Sementara neraca perdagangan luar negeri provinsi Kalbar menunjukan kinerja yang cukup baik pada triwulan IV-2011, yaitu ekspor Kalbar tercatat lebih tinggi daripada impor atau terjadi net ekspor di Kalbar.
Menurut Hilman, ekspor Kalbar pada triwulan IV-2011 tumbuh sebesar 19,2 persen (yoy) lebih tinggi dibanding triwulan III-2011 sebesar 7,1 persen (yoy). "Kegiatan ekspor-impor Kalbar berdasarkan nilainya masih menunjukkan posisi surplus pada periode laporan. Secara umum, ekspor Kalbar sebesar 586,34 juta dolar AS, sedangkan impor tercatat 62,40 juta US dolar sehingga ada net ekspor sebesar 523,94 dolar AS," jelasnya.
Baca tanpa iklan