News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Saatnya Investor Sell on Strength

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Branch Manager Panin Sekuritas Pontianak, Therian Perry, memprediksikan perdagangan IHSG hari ini, Kamis (7/6/2012) menguat mengekor apa yang terjadi di Wallstreet dan bursa Eropa.

"Kami melihat ini sebagai kesempatan untuk sell on strength (SoS) karena kenaikan selama 3 hari ini sudah cukup tinggi sehingga berpotensi terjadi profit taking," sarannya.

Sell on strength merupakan istilah yang asrtinya membeli saham ketika harga lagi terkoreksi dan jual ketika harga sedang rally.

Menurut Perry, Wallstreet kemarin ditutup menguat tajam di atas 2 persen dipicu oleh spekulasi bahwa pembuat kebijakan di berbagai negara akan mengambil kebijakan untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi. Sehingga kenaikkan yang tajam tersebut tidak hanya terjadi di Wallstreet tapi di bursa Eropa juga dengan rata-rata ditutup naik lebih dari 2 persen.

Spekulasi tentang stimulus ekonomi berawal ketika President ECB, Mario Draghi memberikan pernyataan bahwa ECB siap mengeluarkan kebijakan seiring dengan outlook Eropa yang memburuk. Dalam kesempatan tersebut ECB juga menahan suku bunga acuan di level 1 persen.

President Fed reserve bank of Atlanta juga mengeluarkan pernyataan bahwa option perpanjangan program "operation twist" kemungkinan akan dilakukan. Para petinggi pembuat kebijakan the Fed juga akan bertemu pada 19-20 Juni mendatang untuk membahas kemungkinan stimulus tambahan.

China juga mengundur rencana pengetatan modal bank hingga 2013 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lemah.

Pernyataan-pernyataan dari negara pemain utama ekonomi dunia ini membuat investor melupakan sejenak krisis Eropa dan berani melakukan pembelian. Padahal ada berita buruk yang tersempil kemarin, yaitu Moody's menurunkan rating 6 bank Jerman dan 3 bank terbesar di Austria seiring dengan risiko default yang meningkat jika krisis memburuk, paparnya.

Trading: ADRO, ASII, PGAS, IMAS, ASRI, LPCK, CTRS, INTA, BBNI, BBRI, BBCA, MAPI, PTBA.

SUMBER : Panin Sekuritas Pontianak
DATA : STEVEN

Baca juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini