News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Market Share Asuransi Properti Menurun

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan mencabut kertas berisi pengumuman asuransi parkir (tambahan parkir) untuk kendaraan roda dua dan empat yang terpasang di loket parkir Bandung Indah Plaza (BIP) saat melakukan sidak di pusat perbelanjaan tersebut di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (9/4/2012). Pungutan asuransi atau tambahan parkir ini dianggap telah melanggar karena penerapan asuransi tidak diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) No 163/2012. (TRIBUN JABAR/Gani Kurniawan)

JAKARTA. Daya tarik asuransi properti belum kunjung membaik. Hingga kuartal I-2012, premi asuransi properti tercatat sebesar Rp 2,53 triliun alias turun 13,5% dibanding pencapaian periode sama tahun lalu. Akibat penurunan ini, market share asuransi properti tinggal 26% dari periode sama tahun lalu sebesar 33,8%.

Julian Noor, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menduga, ada dua penyebabnya. Pertama ada penundaan pembayaran premi oleh perusahaan. Mereka lebih memilih beli premi asuransi properti pada triwulan kedua.

Kedua, ada beberapa perusahaan yang awalnya beli premi di Indonesia, diprediksi sudah keluar. "Tapi pengaruhnya hanya ke sekitar tiga perusahaan saja," ujar Julian Noor, pada Senin (18/6).

Sebagai gambaran, klaim bruto lini usaha properti pada kuartal ini meningkat 40% menjadi Rp 1 triliun dibandingkan sebelumnya Rp 770,4 miliar. Dadang Sukresna, Kepala Departemen Riset dan Analisa AAUI menjelaskan, kenaikan klaim karena ada beberapa pabrik terbakar. "Meski sedikit pengaruhnya terasa," ujar Dadang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini