News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sebelum Diakuisisi PT KAI, Damri dan PPD Dilebur

Editor: Sugiyarto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi DAMRI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD) siap bergabung dengan Perusahaan Umum Perum Damri sebelum Perum Damri diakuisisi oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

Pande Putu Yasa, Direktur Utama PT KAI bilang, pihaknya membenarkan adanya rencana yang disusun oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

"Beberapa waktu lalu kami sudah bertemu dengan departemen restrukturisasi dan departemen logistik Kementerian BUMN untuk implementasi wacana itu," kata Pande di Jakarta, Selasa (24/7).

Dari pertemuan itu, katanya, PPD akan menjadi anak buah dari Perum Damri sebelum Damri menyatu ke PT KAI. "Tidak ada masalah, karena itu merupakan bagian dari upaya mengamankan aset-aset PPD," tuturnya.

Dia menuturkan, PPD saat ini memiliki aset 34 jalu lintas, yakni tujuh trayek patas AC, satu trayek bis pariwisata, dan sebilan bis reguler, dan 17 trayek patas non.

Diamping itu, kata dia, PPD juga memiliki aset dalam bentuk saham di Tranjakarta yaitu pada; koridor 1 sebesar 18,76%, koridor 2dan3 22,2% di koridor 4 dan 6 23,53%, koridor 5 dan 7 23,81%, koridor 9 punya 28,44% dan koridor 10 sebesar 16,18%.

Putu menyebutkan, PPD juga punya memiliki aset berupa satu unit Villa di Mega Mendung Puncak diareal lahan 2.950 meter persegi (m2), Tanah kosong di Ciracas seluas 53.187 m2 dan dua kaveling tanah di Depok seluas 141 m2 dan 186 m2.

Selain itu, PPD juga punya aset dalam bentuk tanah peruntukan bus di 12 lokasi yang diantaranya ada di:

- Depo Ciputat seluas 67,87m2 dengan daya tampung 400 armada.
- Depo pulo gadung 7,344 m2 dengan kapasitas tampung 80 armada.
- Depo klender 17.860 m2, dengan kapasitas tampung 120 armada.
- Depo jelambar 12.335 m2 dengan kapasitas tampung 90 bus.
- Dpo Cakung 12.000 m2 dengan kapasitas tampung 80 armada
- Depo Depok 7.135 m2 dengan kapasitas tampung 60 armada.
- Tangerang 3.371 m2 dengan kapasitas tampung 40 armada (*)

BACA JUGA:


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini