News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pidato SBY 16 Agustus

SBY: Cadangan Devisa Indonesia Tetap Kuat

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT Ke-67 Proklamasi Kemerdekaan RI, di depan sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di Gedung DPR/MPR-RI, Jakarta, Kamis (16/8/2012). Sementara pada malam harinya Presiden juga akan menyampaikan Pidato Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2013 dan Nota Keuangan. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah situasi perkembangan ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Presiden SBY menyatakan optimismenya mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 6,3 hingga 6,5 persen pada 2012.

Menurut SBY, cadangan devisa nasional memegang peranan penting dalam kondisi ketidakpastian global. Bersyukur, karena posisi cadangan devisa Indonesia tetap kuat.

"Yaitu mencapai sekitar 106,56 miliar dolar AS pada akhir Juli 2012. Jumlah ini setara dengan 5,8 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri," kata SBY dalam pidato kenegaraan RAPBN dan Nota Keuangan 2013 dalam Rapat Paripurna DPR, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/8/2012) malam.

Lebih lanjut SBY mengatakan, di sektor moneter, tingkat suku bunga acuan BI rate atau rata-rata tingkat suku bunga, tetap dapat dikelola dengan baik oleh Bank Indonesia.

Hal itu untuk menjaga kepercayaan para pelaku pasar terhadap perekonomian di dalam negeri, mendorong pertumbuhan, dan menjaga inflasi. "Berdasarkan situasi yang berkembang, sejak Februari 2012, BI rate telah menurun 25 basis point, dari 6 persen menjadi 5,75 persen," jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini