News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga BBM

Pengamat Usul Tahun Depan Harga BBM Subsidi Naik 17 Persen

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas mengisi bahan bakar premium di SPBU kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2012). Realisasi konsumsi BBM bersubsidi di sejumlah tempat per November 2012 telah melampaui kuota APBN Perubahan 2012. Hal ini memicu terjadinya kelangkaan ketersediaan Premium. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maizar Rahman, Pengamat Perminyakan mengusulkan agar pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada tahun 2013 mendatang. Kenaikan harga tersebut diminta dilakukan bertahap agar tidak terasa memberatkan masyarakat.

Hal ini menurutnya perlu dilakukan agar permasalahan over kuota dan kekosongan BBM subsidi yang terjadi tahun ini tidak lagi terulang di tahun depan.

"Usulan saya harga dinaikan bertahap. Sekali dua bulan. Naiknya sebesar 17 persen," ungkap pengamat perminyakan ini kepada wartawan, dalam Polemik Sindo Radio yang mengangkat topik "Susahnya Mengatur BBM, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (1/12/2012).

Karena harga BBM subsidi dinaikkan, maka pemerintah harus memberikan kompensasi subsidi kepada masyarakat. Dan kompensasi subsidi itu dilakukan secara bertahap.

"Kemudian kompensasi kepada masyarakat kurang mampu. Tahap awal berupa BLT, tahap berikutnya berupa fasilitas kesehatan, dan pendidikan dan pembangunan infrastruktur energi dan transportasi," jelasnya kemudian.

Kemudian, kata dia, subsidi juga harus dialihkan untuk memacu perkembangan energi alternatif.

Tegas dia, BBM bersubsidi bisa diberikan kepada kendaraan ekonomi, maupun kepada kendaraan bermotor. Tapi dengan menerapkan pengendalian dengan sistem IT.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini